Selasa 11 Februari 2020, 14:15 WIB

Kujungan Raja-Ratu Belanda Tegaskan Kedekatan Hubungan dengan RI

Haufan Hasyim Salengke | Internasional
Kujungan Raja-Ratu Belanda Tegaskan Kedekatan Hubungan dengan RI

AFP/Robin UTRECHT/ANP
Raja Willem-Alexander (kedua dari kanan) bersama Ratu Maxima (kedua dari kiri).

 

ATAS undangan Presiden Joko Widodo, penguasa Kerajaan Belanda, Raja Willem-Alexander dan Ratu Maxima, akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada 10-13 Maret mendatang.

Siaran pers Kedutaan Besar Belanda di Jakarta yang dikutip, Selasa (11/2), mengatakan, selain Jakarta, Raja dan Ratu juga akan mengunjungi Yogyakarta serta beberapa kota di Kalimantan dan Sumatra.

“Kunjungan kenegaraan menegaskan hubungan dekat dan luas antara kedua negara dan akan diarahkan ke kerja sama di masa depan,” kata pernyataan tersebut.

Program ini akan fokus pada ekonomi, konservasi alam, budaya, ilmu pengetahuan, dan banyak ikatan yang ada antara masyarakat Indonesia dan Belanda, sebagian berdasarkan pada sejarah mereka bersama.

Baca juga: Indonesia Keluarkan Travel Advice untuk Perjalanan ke Singapura

Selama lawatannya di Tanah Air, Raja Willem-Alexander dan Ratu Maxima akan ditemani Menteri Luar Negeri Stef Blok.

Juga pada kesempatan itu, Menteri Perdagangan dan Pembangunan Luar Negeri Sigrid Kaag, Menteri Infrastruktur dan Pengelolaan Air Cora van Nieuwenhuizen, Menteri Perawatan Medis dan Olahraga Bruno Bruins, dan menteri Pertanian, Alam, dan Kualitas Pangan Carola Schouten akan memimpin misi perdagangan paralel ke Indonesia.

“Tujuannya untuk mengapitalisasi potensi kemitraan ekonomi di bidang pertanian, kesehatan, perlindungan pantai dan industri maritim, dan ekonomi sirkuler,” terang pernyataan itu.

Raja dan Ratu akan menghadiri kegiatan penandatanganan berbagai perjanjian kemitraan antara bisnis Indonesia dan Belanda. Mereka juga akan mengambil bagian dalam diskusi tentang peluang dan tantangan bagi bisnis Belanda di Indonesia.

Sementara di Yogyakarta, penguasa 'Negeri Kincir Angin' itu akan melakukan pertemuan dengan Sultan Hamengkubuwono.

Masih di ‘Kota Pelajar’, penguasa monarki Belanda akan berkunjung ke Universitas Gadjah Mada dengan fokus pada kemitraan ilmiah dan akademik antara Indonesia dan Belanda.

Mereka akan berbicara dengan berbagai pemimpin agama tentang upaya untuk mempromosikan toleransi beragama di Indonesia dan wilayah yang lebih luas. Raja dan Ratu kemudian akan menjalani tur kompleks Candi Prambanan.

Bertolak ke Kalimantan, mereka dijadwalkan mengunjungi pusat penelitian yang terletak di tengah hutan rawa gambut dan akan diberikan tur proyek yang berkaitan dengan pengelolaan air dan reboisasi serta berkontribusi pada pelestarian habitat orangutan.

Di samping itu, Raja dan Ratu akan mengunjungi pertanian model Dayak dan berbicara dengan petani tentang membuat rantai pasokan minyak sawit lebih berkelanjutan. Mereka juga akan berbicara dengan perwakilan bisnis.

Raja Willem-Alexander dan Ratu Maxima akan mengunjungi pusat rehabilitasi orangutan Nyaru Menteng.

Pada hari terakhir kunjungan kenegaraan, Raja dan Ratu akan melakukan perjalanan ke Danau Toba dengan fokus pada ekowisata dan kualitas air.

Mereka akan mengunjungi desa Batak tradisional tempat mereka akan mendengar tentang sejarah wilayah dan perkembangan masa depan.

Sang Raja dan Ratu kemudian akan mengunjungi Del Institute of Technology untuk mendengar tentang pengembangan pariwisata berkelanjutan.

Mereka kemudian akan melakukan perjalanan dengan kapal ke Pulau Samosir di tengah danau untuk mengunjungi desa Silima Lombu, yang dibangun untuk menunjukkan kepada masyarakat setempat potensi pariwisata berkelanjutan dan pertanian organik skala kecil. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More