Selasa 11 Februari 2020, 11:00 WIB

Daftar Haji Bisa Sedari Bayi

Fachri Audhia Hafiez | Humaniora
Daftar Haji Bisa Sedari Bayi

ANTARA/Hanni Sofia
Jamaah haji melempar jumroh aqobah yang merupakan salah satu syarat yang wajib dilakukan pada ibadah haji di Jamarat, Mekkah.

 

DIREKTUR Jenderal Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Nizar Ali mengungkapkan mendaftar sebagai calon jemaah haji bisa dilakukan sejak bayi. Hal itu guna mencegah semakin lamanya masa tunggu keberangkatan.

"Bayi lahir daftar enggak apa-apa. Karena nanti pas dia baligh, ia sudah jadi milenial dan berkesempatan naik haji," kata Nizar saat berbincang di Kantor Kementerian Agama Pusat, Jalan Lapangan Banteng, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Senin (10/2).

Nizar mengatakan langkah itu guna memudahkan kaum milenial menunaikan rukun Islam kelima itu. Sebelumnya, ada aturan daftar haji minimal berusia 12 tahun.

Baca juga: Kemenag Cari Perusahaan Lokal untuk Katering Haji

Aturan ini dirasa kurang tepat. Pasalnya jeda waktu menunggu keberangkatan pun hampir 20 tahun.

"Lah umur 12, kalau masa tunggu 19 tahun berarti kan sudah 31 tahun," ujar Nizar.

Nizar mengungkapkan, masa tunggu keberangkatan haji yang membuat cemas masyarakat sejatinya bisa diatasi dengan penambahan kuota. Indonesia kini tengah mengupayakan penambahan sebesar 10 ribu kuota.

Namun lagi-lagi penambahan kuota harus menunggu restu dari pemerintah Arab Saudi.

"Karena ini rumus yang disepakati oleh Organisasi Konferensi Islam  (OKI), jadi 1.000 orang Islam itu kuotanya satu orang," ucap Nizar. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More