Senin 10 Februari 2020, 23:55 WIB

Peserta Kecewa Laptop Panitia Kongres PAN Dirampas

Siti Yona | Politik dan Hukum
Peserta Kecewa Laptop Panitia Kongres PAN Dirampas

Antara
Kericuhan di lokasi Kongres V PAN di Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (10/2/2020).

 

PESERTA Kongres Partai Amanat Nasional (PAN) ke V kecewa dengan tindakan perampasan laptop milik panitia kongres. Sekelompok orang yang merampas laptop itu diduga pendukung dari salah satu calon ketua umum PAN yakni Mulfachri Harahap.
 
"Insiden semacam ini sama sekali bukanlah ‘tradisi’ setiap perhelatan Kongres PAN dan kami tidak pernah berpikir bahwa insiden tersebut dilakukan oleh kubu kandidat salah satu ketua umum," kata Ketua DPW PAN Kalimantan Timur Darlis melalui keterangan tertulis kepada wartawan, Senin, (10/2)
 
Darlis mengatakan setiap kader seharusnya memiliki rasa cinta yang besar terhadap partai. Apalagi, semua peserta kongres menaruh harapan besar agar PAN terus tumbuh dan berkontribusi terhadap perjalan bangsa dan negara.

"Pada setiap perhelatan, pastilah di sana sini ada kealpaan panitia pelaksana, tapi di situlah derajat solidilaritas kader diperlihatkan. Semoga insiden semacam ini, tidak lagi terjadi pada waktu-waktu berikutnya," tegasnya.
 
Pendukung Mulfachri Harahap membuat kericuhan jelang dibukanya Kongres ke V PAN di Hotel Claro, Kendari, Sulawesi Tenggara. Lima Laptop milik panitia dicuri akibat kericuhan tersebut.
 
Keributan terjadi setelah sekelompok orang meminta panitia menghentikan proses pendaftaran peserta Kongres PAN ditutup pukul 12.00 waktu setempat. Alasannya, pendaftaran peserta seharusnya hanya dilakukan sejak pukul 08.00-12.00.
 
Namun, hingga sekitar pukul 14.30 pendaftaran peserta justru masih dibuka panitia. Beruntung ada petugas yang berjaga mendesak kelompok massa itu turun ke lantai dasar Hotel Claro tempat kongres PAN berlangsung. (OL-8)
 

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More