Selasa 11 Februari 2020, 00:40 WIB

Permintaan Trombosit di UDD PMI Meningkat

TS/UL/YH/PO/Ant/H-1 | Humaniora
Permintaan Trombosit di UDD PMI Meningkat

MI/Tosiani
Petugas UDD PMI Temanggung menunjukan stok darah siap pakai.

 

PERMINTAAN stok darah terutama trombosit ke Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, belakangan meningkat. Kondisi ini terjadi setelah merebaknya wabah demam berdarah dengue (DBD) sejak awal Januari lalu.

“Sejak Januari permintaan trombosit cenderung tinggi. Ini tidak seperti biasanya karena sebelum ini kami tidak pernah nyetok trombosit, tapi belakangan harus nyetok trombosit minimal dua kantong per hari,” terang Pelaksana Teknis UDD PMI Temanggung, Nurma Zunita, kemarin.

Menurut Nurma, sebelumnya UDD PMI Temanggung hanya menyediakan stok darah yang belum diolah dan stok sel darah merah atau darah yang sudah diolah saja. Adapun stok trombosit atau keping darah merah tidak pernah tersedia karena permintaannya tidak tinggi. Trombosit merupakan darah yang harus langsung diolah menjadi keping darah merah begitu didonorkan.

“Tiap musim hujan memang permintaan selalu berkembang karena wabah DBD. Namun, permintaan tahun lalu tidak setinggi tahun ini. Jadi selain ada stok trombosit, kami juga masih meminta tambahan pendonor dari pihak keluarga,” ujar Nurma.

Permintaan trombosit darah ke PMI Temanggung sejak awal Januari datang dari RSUD Temanggung, RSK Parakan, dan RS Gunung Sawo. Pernah pula permintaan datang dari Magelang. Namun, karena ketersediaan trombosit di PMI Temanggung terbatas, permintaan tersebut pun ditolak.

Dari Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, dilaporkan hingga minggu kelima, korban meninggal dunia ­akibat DBD sebanyak dua orang. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni, menjelaskan jumlah warga yang positif DBD sebanyak 77 kasus.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan menyatakan kasus DBD di Kabupaten Temanggung  sudah mulai terkendali berkat upaya yang dilakukan Dinas Kesehatan setempat. “Kasusnya sudah mulai terkendali sekarang ini,” kata Direktur Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi, kemarin.

Data yang diperoleh Kemenkes per 8 Februari 2020, jumlah kasus di Kabupaten Temanggung tercatat sebanyak 48 kasus. (TS/UL/YH/PO/Ant/H-1)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More