Senin 10 Februari 2020, 18:13 WIB

Tingkatkan Efisiensi, RI dan Korsel Kerja Sama Pabean

M. Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi
Tingkatkan Efisiensi, RI dan Korsel Kerja Sama Pabean

MI/Galih Pradipta
Suasana bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Sabtu (19/11/2019).

 

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan mengikat kerja sama dengan Korea Customs Service untuk memfasilitasi perdagangan kedua negara yang kian meningkat. Kerja sama itu dituangkan dalam Authorized Economic Operator Mutual Recognition Arrangement (AEO MRA).

AEO MRA merupakan pengakuan timbal balik terhadap masing-masing program AEO kedua negara. Melalui pengakuan itu, perusahaan AEO diharapkan mendapatkan paket kemudahan penuh, peningkatan efisiensi waktu dan biaya, kompetitif, pengakuan tingkat kepatuhan yang setara dan pengamanan rantai pasokan kedua negara.

Dari pengakuan timbal balik tersebut, diharapkan perdagangan kedua negara akan semakin meningkat. Direktur Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi menyatakan selain penandatanganan AEO MRA, pemerintah kedua negara juga menyepakati hal lainnya.

"Kita tandatangani dua perjanjian utama dengan Korsel, pertama Electronic Certificate Of Origin (E-COO) yang sebelumnya manual, sekarang online dan real time. Bahkan sertifikat itu sudah bisa dilihat sebelum barang tiba," ujar Heru saat ditemui di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (10/2).

Transformasi COO menjadi elektronik, imbuh Heru, dapat meminimalisir praktik pemalsuan COO yang merugikan kedua negara. Melalui elektronifikasi itu pula pelayanan kepabeanan akan dapat ditingkatkan.

"Kita beri clearance trader sebelum barang tiba. Sebelumnya harus ditunggu copy sertifikatnya. Sekarang sudah ada dalam komputer bea cukai. Dengan demikian, pengusaha tak perlu datang ke pelabuhan serahkan hard copy," jelas Heru.

Ia menambahkan, Indonesia juga berencana akan melakukan kerja sama serupa dengan negara lain yang tingkat perdagangannya besar seperti Tiongkok. "Model ini juga akan diterapkan dengan Tiongkok," tutur Heru.

Melalui E-COO pula barang-barang yang masuk ke dalam negeri dipastikan akan legal dan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi kedua negara yang melakukan kesepakatan. (E-3)

Baca Juga

Ist/PLN

Ini Aturan Main bagi Pelanggan 450 VA dan 900 VA Prabayar PLN

👤M iqbal Al Machmudi 🕔Rabu 01 April 2020, 22:11 WIB
Pemerintah telah menyiapkan dana sebesar Rp3,5 triliun untuk pelanggan listrik tidak mampu sebagai bagian dari perlindungan sosial...
Antara/Sigid Kurniawan

BNI Fasilitasi Pensiunan Tidak Perlu Datang ke Bank

👤Raja Suhud 🕔Rabu 01 April 2020, 21:29 WIB
Pensiunan disarankan untuk bertransaksi secara elektronik menggunakan sarana mobile banking sehingga arahan pemerintah untuk di rumah saja...
Antara

Jubir Luhut Pastikan tidak Ada Penyetopan Moda Transportasi

👤Henri Siagian 🕔Rabu 01 April 2020, 21:27 WIB
"Pak Luhut memohon kepada semua pihak untuk tetap menyebarkan kabar yang baik dan benar...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya