Senin 10 Februari 2020, 17:40 WIB

Indeks Properti Bandung Tinggi, Indostar Garap Allegria

Antara | Ekonomi
Indeks Properti Bandung Tinggi, Indostar Garap Allegria

Dok Indostar
Gambar rencana apartemen Allegria, Bandung.

 

PT Indostar Perdana (Indostar) merangsek pasar apartemen Bandung, Jawa Barat lewat proyek Apartemen Allegria. Proyek senilai lebih dari Rp200 miliar itu akan mulai dibangun pada pengujung Februari 2020. Saat ini perizinan lengkap termasuk izin mendirikan bangunan (IMB) sudah dikantongi.

Direktur Utama PT Indostar Perdana, Agung Hadi Tjahjanto menyebut alasan mereka masuk ke pasar Bandung dilatarbelakangi perkembangan Kota Bandung sebagai kota dengan pertumbuhan indeks properti sangat tinggi ketimbang kota-kota lain di Jawa Barat.

"Secara data, pertumbuhan ekonomi Kota Bandung memang tergolong tinggi. Pada 2017, pertumbuhan kota berjuluk Paris van Java itu sempat menyentuh 7,2%, di atas pertumbuhan ekonomi nasional," terang Agung dalam siaran pers, Senin (10/2).

Selain itu, imbuhnya, pihaknya menggarap hunian vertikal di kota berpenduduk lebih dari 2,5 juta jiwa itu lantaran Bandung didatangi ribuan mahasiswa dari berbagai kota di Indonesia setiap tahunnya dan menjadi tujuan utama destinasi wisata.

"Kedatangan mereka untuk belajar dan berwisata di Bandung mendorong permintaan hunian terus bertumbuh," papar Agung.

Dengan berbagai pertimbangan itu, Indostar meyakini bisnis apartemen sangat cerah di Bandung. Apalagi konektivitas Jakarta-Bandung semakin dipermudah dengan selesainya tol jakarta-Cikampek (Japek) layang dan sedang dibangunnya kereta api cepat Jakarta-Bandung yang diperkirakan selesai dan mulai beroperasi akhir 2021. dengan kereta cepat, hanya butuh waktu 36 menit untuk menempuh jarak Jakarta-Bandung.

"Nantinya banyak komuter yang memilih bekerja di Jakarta dan tinggal di Bandung, pergi-pulang setiap hari dengan kereta api cepat tersebut," kata dia.

Apartemen Allegria dibangun di daerah Surapati yang merupakan kawasan sibuk dan padat yang dikelilingi oleh banyak perguruan tinggi dan kantor-kantor pemerintahan Provinsi Jawa Barat. Lokasi Allegria hanya 2,5 km dari Gedung Sate dan diklaim dikelilingi tujuh kampus terkenal sehingga captive market-nya sangat jelas.

"Harga yang kami tawarkan pun relatif terjangkau yakni mulai Rp400 jutaan per unit," tambah Agung.

Di tempat lain, pengamat bisnis properti Panangian Simanungkalit, pernah menuturkan bahwa ceruk pasar yang masih tinggi permintaannya adalah apartemen segmen harga di bawah Rp1 miliar.

"Sepanjang pengembang tetap fokus pada pasar di bawah Rp1 miliar, maka pasarnya akan prospektif pada tahun ini," kata dia.

Agung juga menjelaskan, Apartemen Allegria yang berketinggian 27
lantai dengan pilihan tipe studio, 1-bedroom dan 2-bedroom ini akan dilengkapi dengan smart home system modern pertama di Kota Bandung. Fasilitas penunjangnya juga diklaim akan memanjakan penghuni.

"Dari total lahan, area yang terbangun hanya 25% saja, sehingga 75% menjadi ruang terbuka hijau atau open green area seperti taman dan jogging track," tutup Agung. (X-12)

Baca Juga

ANTARA

IHSG Awali Perdagangan Pekan Ini dengan Kembali Menghijau

👤Despian Nurhidayat 🕔Selasa 02 Juni 2020, 09:53 WIB
Pada pukul 09.00 WIB, IHSG dibuka menguat 0,63% atau 30,12 poin ke posisi...
AFP

Wall Street Ditutup Positif Didukung Tanda Pemulihan Ekonomi

👤Antara 🕔Selasa 02 Juni 2020, 09:29 WIB
Langkah pada Senin (1/6), mengikuti bulan solid di Wall Street, yang melihat Dow naik 4,3%, S&P 500 naik 4,5%, dan Nasdaq yang padat...
AFP

Harga Minyak stabil di Tengah Kesepakatan Produksi OPEC+

👤Antara 🕔Selasa 02 Juni 2020, 09:17 WIB
Harga minyak mendapat dukungan setelah berita bahwa Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan Rusia, yang dikenal sebagai...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya