Senin 10 Februari 2020, 14:34 WIB

Bahlil Jajakan Potensi 10 Bali Baru ke Investor Australia

Antara | Ekonomi
Bahlil Jajakan Potensi 10 Bali Baru ke Investor Australia

Antara Foto/Nova Wahyudi
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPR, beberapa waktu lalu.

 

 

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menawarkan peluang investasi di 10 Bali Baru saat bertemu dengan jajaran Pemerintah Australia.
 
Menurut Bahlil dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (10/02), Pemerintah Indonesia tengah mengembangkan pusat-pusat wisata di luar Bali atau 10 New Bali, dengan Labuan Bajo dan Mandalika dinilai potensial bagi investor di Negeri Kangguru itu.
 
"Turis Australia kan banyak yang ke Bali. Nah kita minta pengusaha Australia untuk mengembangkan kedua wilayah tersebut supaya turis-turis dari sini enggak  hanya ke Bali, tapi juga ke Mandalika dan Labuan Bajo," katanya dalam kunjungan kerjanya ke Australia.
 
Selain di bidang pariwisata, Bahlil juga mendorong kerja sama investasi di bidang pendidikan. Australia telah memiliki banyak lembaga pendidikan kelas dunia, khususnya dalam industri pariwisata dan perawatan kesehatan.
 
Hal ini bisa dikerjasamakan dengan Indonesia untuk membangun pusat-pusat wisata 10 New Bali. Dengan adanya lembaga pendidikan tinggi/vokasi yang terstandarisasi dari Australia, tenaga kerja Indonesia pun diharapkan bisa mendapat sertifikasi siap kerja di dunia internasional.
 
Peningkatan kerja sama dan investasi menjadi tujuan diratifikasinya Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA). Peningkatkan kerja sama ekonomi itu didorong untuk menjadikan kedua negara economic powerhouse di wilayah Asia Pasifik.
 
Di samping itu, kerja sama itu memberikan akses pasar lebih luas bagi kedua negara untuk menjadi bagian dari rantai pasok global. Dalam hal ini, posisi Indonesia yang strategis meningkatkan daya saing Indonesia dalam menarik investasi dari negara lain. (E-1)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More