Senin 10 Februari 2020, 15:00 WIB

Ada Penampakan Bentuk Awan Aneh, Ini Kata Kepala BMKG Bandung

Depi Gunawan | Nusantara
Ada Penampakan Bentuk Awan Aneh, Ini Kata Kepala BMKG Bandung

Dok.Ist
Foto penampakan awan aneh berbentuk bulatan di atas langit Bandung terekam kamera warga.

 

PENAMPAKAN awan berbentuk bulatan di atas langit Bandung terekam kamera warga. Fenomena yang terbilang jarang terjadi ini pun heboh dan menjadi perbincangan warga.

Penampakan video awan aneh tersebut beredar di akun media sosial instagram @lembangnews yang diunggah seorang warganet pada Sabtu (8/2) sekitar pukul 17.00 WIB.

Dalam video berdurasi kurang dari satu menit tersebut, terekam bulatan awan menggumpal berwarna hitam. Dari percakapan suara dalam video, penampakan aneh itu direkam di Lembang.

Gumpalan awan berbentuk bulatan bukan satu-satunya fenomena yang terjadi di Lembang. Sehari berselang atau Minggu (9/2), awan putih yang menyerupai macan sedang melompat juga tertangkap kamera seorang warga.

Yuhana, 39, mengaku tak sengaja memotret awan yang menyerupai macan saat keluar dari rumah pada Minggu sore.

"Saya mengambil beberapa foto kemudian masuk lagi ke rumah. Saya tidak benar-benar melihat ketika saya mengambil foto itu, asal jepret saja. Tapi setelah disidik lagi, saya pikir itu awan menyerupai macan," ujar Yuhana, Senin (10/2).

Baca juga: Awan Mirip UFO Muncul di Sumbar, Pertanda Apa?

Lantaran fotonya sedikit unik, dia lalu mengunggah foto awan itu ke staus WhatsApp. Banyak teman-temannya yang merasa kebingungan dan menghubungkan fenomena ini dengan kejadian alam yang akan terjadi.

"Banyak teman-teman di WhatsApp yang menanyakan keaslian foto itu, apakah benar atau hasil rekayasa komputer, saya jawab asli, diambil pakai kamera," imbuhnya.

Menanggapi penampakan awan aneh tersebut, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung Tony Agus Wijaya mengungkapkan fenomena tersebut merupakan hal biasa.

Gumpalan awan unik yang dilihat warga merupakan formasi awan lenticuralis. Awan yang berbentuk spiral biasanya terbentuk dari angin berkecepatan tinggi yang kemudian berbelok membentuk spiral.

"Sebetulnya itu fenomena biasa karena jenis dan bentuk awan beragam, tergantung dari jumlah uap air dan arah angin dan unsur cuaca lain," ungkap Tony.

Tony menjelaskan tidak ada yang perlu dikhawatirkan oleh masyarakat terkait kemunculan awan ini.

"Kemunculan awan ini tidak perlu dikhawatirkan. Kewaspadaan perlu ditingkatkan karena kaitannya saat ini kita masih dalam periode musim hujan," jelasnya.(OL-5)
 

Baca Juga

MI/Lina Herlina

Mentan Pastikan Pupuk tidak Bermasalah Lagi

👤LN/SS/N-3 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 04:10 WIB
“Semua provinsi, kabupaten dan kota sudah dialokasikan. Sampai hari sudah direalisasikan 74,09% dan masih ada 24% lebih belum...
ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin

Dana Dikurangi, Penanganan Bencana Tetap Jalan

👤RF/DG/LD/JS/MR/PO/N-3 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 01:22 WIB
“Dengan dana Rp12 miliar, tahun ini kita tetap bekerja, tetapi sebatas melakukan normalisasi dan pengerukan sungai,” kata...
Antara/Embong Salampessy

KKP Salurkan Bantuan 24 Ton Pakan Ikan ke Maluku Utara

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 21 Oktober 2020, 00:31 WIB
Bantuan ini merupakan tahap awal dari total 122 ton pakan ikan mandiri, yang akan didistribusikan ke 10 provinsi di wilayah Indonesia...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya