Senin 10 Februari 2020, 14:05 WIB

Boardgame Tertua Ditemukan Di Makam Mesir Kuno

Bagus Pradana | Weekend
Boardgame Tertua Ditemukan Di Makam Mesir Kuno

Unsplash/ Benjamin Smith
Boardgame berusia 3500 - 4500 tahun ditemukan di sebuah makam di Mesir dan menjadi permainan papan tertua yang ditemukan manusia.

BOARDGAME tertua di dunia ditemukan oleh para peneliti dari Universitas Maastricht, Belanda di reruntuhan makam Mesir kuno. Menurut para peneliti, yang dinamai "Gim Papan Kematian" ini memiliki cara bermain mirip permainan Ludo modern.

Gim ini berusia sekitar 3.500 hingga 4.500 tahun. Berdasarkan teks-teks kuno yang berhubungan dengan permainan ini, diyakini bahwa Gim ini berhubungan dengan perjalanan hidup manusia.

Dilansir Dailymail.co.uk, Senin (10/2), merujuk dari rekonstruksi fisik yang sedang mereka upayakan, diketahui bahwa permainan ini untuk dua orang pemain. Masing-masing pemain akan mendapatkan lima pion yang harus disusun dalam arena kotak yang terdapat di atas papan permainan.  

Para pemain harus melempar dadu terlebih dahulu sebelum memindahkan pion-pionnya ke kotak lain, dan menyusunnya hingga berhasil melewati 30 kotak yang ada  di papan permainan.

Selain itu, terdapat empat kotak dibawah kotak-kotak yang menjadi lapangan permainan. Empat kotak ini  diukir dengan simbol-simbol khusus yang mencerminkan elemen-elemen yang terdapat di alam semesta.

Arkeolog Walter Crist dari Universitas Maastricht yang merupakan supervisor dari proyek ini mengungkapkan jika saat ini pihaknya sedang melakukan studi komparasi simbol dari yang terdapat di boardge tertua ini dengan beberapa simbol yang terdapat dalam koleksi Museum Mesir Rosicrucian di San Jose, California untuk melacak konsep dasar permainan ini.

"Kami sedang melakukan komparasi untuk melacak apakah permainan ini hanya berfungsi sebagai permainan untuk mengisi waktu luang atau sebuah proyek besar tentang perjalanan hidup seorang manusia. Oleh karena itu disini kami lacak adakah kesamaan simbol dengan benda-benda koleksi di Museum Mesir Rosicrucian dan di lokasi tempat artefak ini ditemukan," ungkap Walter Crist.

Sejumlah gambar yang terdapat di makam kuno tempat Gim ini ditemukan juga sedikit banyak menunjukan informasi penting mengenai permainan ini yang berguna bagi para ilmuan.

Para arkeolog kemudian berkesimpulan jika Gim (yang bisa dikatakan) merupakan versi awal dari Ludo ini merupakan alat atau partisi ritual yang fungsinya adalah untuk berkomunikasi dengan orang-orang yang sudah meninggal.

Gim ini dimainkan oleh orang yang dikuburkan dalam makam tersebut, dengan lawan-lawannya adalah mereka yang masih hidup.

Dalam mitologi Mesir, seseorang yang meninggal jiwanya akan dihakimi dalam 'peradilan suci' bagi mereka yang berhasil lolos dari peradilan ini, mereka akan dituntun oleh para dewa menuju ke surga Aaru, atau yang terkenal dengan sebutan 'field of reeds'.

Temuan lengkap dari penelitian ini diterbitkan dalam The Journal of Egyptian Archaeology pekan ini. (M-1)

 

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More