Senin 10 Februari 2020, 12:21 WIB

Menkeu Kenang JB Sumarlin

M Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi
Menkeu Kenang JB Sumarlin

ANTARA/Aprillio Akbar
Prajurit TNI mengusung peti jenazah almarhum JB Sumarlin seusai diserahterimakan kepada Pemerintah.

 

PEMERINTAH melangsungkan upacara serah terima jenazah mantan Menteri Keuangan Johannes Baptista Sumarlin di Aula Dhanapala Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (10/2).

Upacara yang dimulai pada pukul 09.00 WIB itu dipimpin Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan turut dihadiri jajaran kemenkeu serta beberapa tokoh bangsa lainnya.

Dalam pidatonya, Ani, sapaan karib Sri Mulyani menuturkan, sosok JB Sumarlin memiliki jasa yang luar biasa, tidak saja kepada kemenkeu, tapi bagi bangsa Indonesia.

"Beliau banyak memberikan kontribusi kepada negara Republik Indonesia yang patut kita teladani. Jasa beliau bukan hanya berarti bagi kemenkeu sebagai salah satu lembaga yang menjalankan fungsi sebagai bendahara negara Indonesia yang pernah dipimpin oleh beliau. Karena beliau juga pernah memimpin berbagai kementerian lembaga," tuturnya.

Almarhum JB Sumarlin juga pernah menjadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Kepala Badan Pemeriksa Keuangan, Menteri PAN-RB, dan mantan anggota TNI serta PMI.

Baca juga: Serah Terima Jenazah JB Sumarlin Dihadiri Tokoh Bangsa

Kemenkeu, lanjut Ani, akan mengadopsi nilai-nilai integritas dan semangat sinergi yang dilakukan oleh JB Sumarlin. Sikap antikorup yang ditanamkan JB Sumarlin disebut layak untuk ditiru.

"Beliau bersinergi bersama menteri keuangan Ali Wardhana membongkar praktik pungli yang dilakukan oknum di lingkungan Kemenkeu. Beliau bahkan tidak segan menyamar sebagai pegawai RS Cipto Mangunkusomo dalam rangka membongkar praktik korupsi yang ada dan untuk mencari tahu sendiri siapa saja pelakunya," jelas Ani.

Ia juga menyebut, gebrakan JB Sumarlin melalui Sumarlin I dalam pementaan moneter berhasil melahirkan kestabilan ekonomi dalam negeri di tahun 1988 silam.

Pun demikian dengan kebijakan Sumarlin II, Ani menilai hal itu sebagai langkah brilian yang terlahir dari pemikiran JB Sumarlin.

"Beliau berani mengeluarkan berbagai paket kebijakan yang tidak untuk mederegulasi dan meningkatkan potensi pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Ini yg dikenal sebagai Gebrakan Sumarlin ke II yang turut menahan inflasi dan menjaga momentum pertumhuhan ekonomi," urai Ani.

JB Sumarlin wafat pada Kamis (6/2) pukul 14.15 WIB di RS Carolous Jakarta saat usianya 87 tahun.

Selanjutnya, mendiang JB Sumarlin akan dimakamkan di pemakaman San Diego Hills, Karawang dengan upacara militer. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More