Senin 10 Februari 2020, 09:56 WIB

Anggaran Triliunan, Jakarta Tetap Banjir

(Ins/J-2) | Megapolitan
Anggaran Triliunan, Jakarta Tetap Banjir

ANTARA/Hafidz Mubarak A (Staff)
Anak-anak bermain air saat banjir di Jalan H. Agus Salim, Jakarta, Minggu (2/2/2020).

 

WAKIL Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta, Justin Adrian, menilai Gubernur Anies Baswedan tidak memprioritaskan masalah banjir.

"Beliau sepertinya lebih tertarik dengan hal-hal yang bersifat festival, seperti Formula E. Padahal anggaran puluhan triliun (Rp87,95 triliun) dan ada puluhan TGUPP (Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan). Namun, kita dapat lihat, performa kerjanya yang mengecewakan," kata Justin, kemarin.

"Apabila dipetakan, permasalahan utama DKI ialah macet, banjir, polusi, sampah, air bersih, dan pertumbuhan penduduk. Saya ragu, sampai akhir masa jabatannya akan ada perubahan signifikan terhadap masalah-masalah utama DKI yang ada," kata Justin.

Justin menambahkan bahwa selama ini dirinya tidak melihat satu pun sungai di DKI yang bertambah lebar untuk pengendalian banjir.

Senada dengan Justin, Ketua Forum Warga Kota Jakarta Azas Tigor Nainggolan menganggap belum ada perubahan signifikan Pemprov DKI untuk menangani banjir. Buktinya, beberapa titik di Ibu Kota masih tergenang air. "Perilaku selalu terlambat dalam menangani banjir menunjukkan bahwa aparat pemprov tidak bisa bekerja baik," kata Tigor dalam keterangan resminya.

Tigor mengatakan masih ada ribuan warga Jakarta yang menjadi korban karena tidak cakapnya penanganan banjir oleh jajaran Anies. Ia menyebut masih ada warga yang tidak mendapatkan informasi peringatan dini dan bantuan darurat soal banjir.

Padahal informasi tersebut, lanjut Tigor, bisa meringankan kerugian akibat banjir yang terjadi. "Selama awal 2020 ini sudah terjadi empat kali banjir di Jakarta. Tempat atau titik banjirnya pun selalu sama."

Menurutnya, mengharapkan Jakarta tidak banjir ialah PR besar pemerintah.

"Jadi, diperlukan kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dan pemerintah pusat, dan juga sikap siap siaga dari Pemprov DKI dalam menghadapi ancaman banjir. Yang terpenting ialah kewajiban pemerintah melindungi semua rakyatnya dari bencana atau kondisi buruk agar hidup nyaman manusiawi," papar Tigor. (Ins/J-2)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Menhub Wanti-wanti Arus Balik Libur Panjang pada 1 November

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 17:57 WIB
PT KAI Daop I Jakarta sudah memberangkatkan total 9.563 penumpang dengan 11 perjalanan kereta api per hari dari Stasiun Pasar...
MI/Dede Susianti

Menanti Asa Kolaborasi Manis Bisnis Petrashop

👤Dede Susianti 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 16:08 WIB
Saat itu, Pertamina menawarkan peluang kerja sama kemitraan bisnis Pertashop kepada pemerintah Desa Kalisuren, Kecamatan Tajurhalang,...
ANTARA/Moch Asim

Anies Harap Perayaan Maulid Nabi Diikuti Protokol Kesehatan

👤Hilda Julaika 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 15:54 WIB
Usai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, masyarakat menghadapi libur...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya