Senin 10 Februari 2020, 09:20 WIB

Bantuan dari Yayasan Orang Tua untuk Korban Bencana Sulteng

mediaindonesia.com | Nusantara
Bantuan dari Yayasan Orang Tua untuk Korban Bencana Sulteng

Istimewa
Yayasan Orang Tua Grup Peduli menyalurkan bantuan senilai lebih dari Rp4 miliar rupiah untuk membangun kembali dua panti asuhan.

 

SETAHUN lebih berlalu sejak bencana gempa dan tsunami melanda Kota Palu, Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng). Bencana tersebut menimbulkan kerugian fisik yang besar dan korban jiwa yang tidak sedikit. Bencana berdampak pada bangunan-bangunan panti asuhan.

OT Group, salah satu perusahaan FMCG di Indonesia melalui Yayasan Orang Tua Grup Peduli menyalurkan bantuan senilai lebih dari Rp4 miliar rupiah untuk membangun kembali dua panti asuhan di Kota Palu dan Donggala yang luluh lantak akibat bencana tersebut.

Dua panti asuhan di kota Palu dan Donggala, yaitu Panti Asuhan Karya Thayyibah dan Panti Asuhan Wali Songo mendapat bantuan berupa renovasi bangunan asrama dan perabotan lengkap dari Yayasan Orang Tua Grup Peduli.

Kedua panti tersebut terdampak berat bencana gempa dan tsunami pada tanggal 28 September 2018, sehingga bangunan panti sudah tidak layak lagi untuk dihuni. 

OT Group yang pada saat itu memberikan bantuan kemanusiaan kepada para korban bencana, juga sekaligus menyurvei sejumlah panti asuhan untuk direnovasi.

“Yayasan Orang Tua Grup Peduli yang merupakan lembaga resmi pengelola aksi-aksi sosial korporasi OT Group, menyalurkan bantuan berupa renovasi Panti Asuhan Karya Thayyibah dan Wali Songo yang berada di Kota Palu dan Donggala,"  kata Harianus Zebua, Head of Corporate and Marketing Communication OT Group, di sela-sela peresmian dua panti asuhan di Palu, Sulawesi Tengah.

"Kami berharap bantuan ini dapat memberikan tempat tinggal yang layak dan nyaman bagi anak-anak panti asuhan,” ucap Harianus Zebua.

Peresmian asrama kedua panti asuhan tersebut dilakukan oleh Wali Kota Palu Drs Hidayat M.Si dan Ketua Yayasan Orang Tua Grup Peduli, Harsono.

Panti Asuhan Wali Songo memiliki luas bangunan 456 m2, sedangkan Karya Thayyibah sebesar 612 m2 . Tidak hanya renovasi fisik bangunan, kebutuhan hunian seperti tempat tidur, lemari, kasur, selimut, set meja makan, gorden, dan lain-lain juga juga disediakan oleh Yayasan Orang Tua Grup Peduli.

“Kami memberikan bantuan menyeluruh sehingga kedua asrama panti tersebut benar-benar siap dihuni seperti sediakala, bahkan lebih baik lagi,” tambah Harianus di Palu, Senin (10/2).

Yayasan Orang Tua Grup Peduli akan meneruskan aksi-aksi sosial kemanusiaan seperti ini untuk membantu mereka yang membutuhkan. Yayasan Orang Tua Grup Peduli terbuka terhadap bantuan dan dukungan dari masyarakat umum yang memiliki visi yang sama untuk kebaikan dan nilai-nilai kemanusiaan.

“Kami berharap kedepannya nanti, akan banyak dukungan dari masyarakat yang disalurkan melalui Yayasan Orang Tua Grup Peduli, sehingga semakin banyak sesama kita manusia yang membutuhkan dapat dijangkau, khususnya di Indonesia,”  tutur Harianus. (OL-09)
 

Baca Juga

ANTARA/Nyoman Hendra Wibowo

Tokoh Spiritual Bantah Ada Pemukulan kepada Anggota DPD

👤Arnoldus Dhae 🕔Rabu 28 Oktober 2020, 19:06 WIB
Beberapa di antaranya kasus penghinaan terhadap para pedanda seluruh Bali dan kasus pelecehan simbol agama...
MI/Reza Sunarya

Purwakarta Waspadai Lonjakan Kasus DBD

👤Reza Sunarya 🕔Rabu 28 Oktober 2020, 18:00 WIB
Penyemprotan (fogging) dilakukan oleh petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta, sedikitnya terhadap 98...
MI/Dwi Apriani

Kontraktor Prancis Garap Perencanaan Angkutan Massal Mebidangro

👤Yoseph Pencawan 🕔Rabu 28 Oktober 2020, 17:45 WIB
Egis Rail disebut merupakan perusahaan global yang terlibat dalam banyak proyek di 75...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya