Senin 10 Februari 2020, 08:45 WIB

Pendatang Awal di Amerika bukan Populasi Tunggal

Independent.co.uk/Hym/X-7 | Humaniora
Pendatang Awal di Amerika bukan Populasi Tunggal

Duta
Ilustrasi

 

PENEMUAN kerangka berusia 10.000 tahun di sebuah gua bawah laut bernama Chan Hol di dekat Kota Tulum di Semenanjung Yucatan, Meksiko, memberikan bukti baru bahwa manusia yang pertama kali tiba di Amerika bukan sebagai populasi tunggal sebagaimana disebutkan teori tradisional, melainkan dari berbagai daerah.

Menurut tim peneliti, kerangka yang terpelihara itu ialah perempuan ­Paleoindian berusia 30 ­tahun. Penyelam Vicente Fito dan Ivan Hernandez menemukan jasadnya pada September 2016.

Perempuan itu dijuluki Chan Hol 3 karena dua kerangka kuno lain juga ditemukan di gua yang sama. Studi menemukan tiga tanda luka di tengkorak itu, menunjukkan ia dipukul dengan benda keras. (Independent.co.uk/Hym/X-7)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More