Senin 10 Februari 2020, 04:00 WIB

Mengisi Kebutuhan Platform Wisata Muslim

Dro/S-2 | Ekonomi
Mengisi Kebutuhan Platform Wisata Muslim

MI/ROMMY PUJIANTO
Pariwisata muslim dan umrah secara digital.

 

MASIH belum banyak yang menggarap serius segmen pariwisata muslim dan umrah secara digital meski sebetulnya terdapat potensi pariwisata muslim yang besar di Indonesia dan Asia Tenggara.

Untuk itu, sebuah marketplace dan platform untuk pariwisata umrah, Travalal pun diluncurkan guna mengisi kekosongan tersebut.

“Ada lebih dari 240 juta muslim atau setara dengan 42% populasi Asia Tenggara. Penduduk muslim di Asia Tenggara khususnya merupakan pasar yang besar dan belum dimanfaatkan oleh industri pariwisata,” ujar Joyo Diharjo, pendiri dan CEO Travalal di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Joyo mengungkapkan bahwa Travalal tidak berniat untuk mendisrupsi pasar yang sudah ada. Sebaliknya, Travalal menjadi platform yang mudah dan efisien dan dapat digunakan oleh semua konsumen dan para pelaku industri travel.

“Kami membawa sesuatu yang berbeda dengan marketplace travel lainnya yang sudah bermain di pasar umrah dan pariwisata. Travalal menawarkan sistem SaaS (Software as a Service) yang dapat digunakan oleh para agen travel untuk sales management dashboard, data user management, statistik, agenda, dan banyak fitur lainnya,” kata dia.

Dengan sistem manajemen tersebut, agen travel bisa memberikan informasi dan pemesanan secara daring bagi para wisatawan muslim untuk menemukan paket umrah terbaik, dari hotel, tempat wisata, restoran halal yang moslem friendly, hingga semua kebutuhan wisatawan muslim, seperti wi-fi portabel, tiket transportasi publik.

Untuk mendapatkan agen travel yang menjadi mitranya, Travalal melakukan verifikasi, uji kredibilitas, dan integritas.

“Hal ini kami lakukan mengingat beberapa tahun belakangan sempat ramai masalah mengenai agen travel umrah yang melakukan fraud dan akhirnya merugikan puluhan ribu jemaah.”

Untuk menghindari kejadian seperti itu, Travalal dilengkapi payment gateway sehingga agen tidak memegang uang tunai sebelum wi-satawan mendapatkan hak paketnya. Ke depan, Travalal ingin mengembangkan usaha kecil dan menengah (UKM), terutama yang digerakkan oleh ibu-ibu untuk menjadi agen mikro dari Travalal.

Hingga kini Travalal telah memiliki 85 agen resmi yang tersebar di seluruh Indonesia yang siap memberikan pelayanan terbaik bagi wisatawan muslim. (Dro/S-2)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More