Minggu 09 Februari 2020, 22:39 WIB

Evakuasi Terduga Bunuh Diri Hambat KA Jakarta-Bogor 30 Menit

Cahya Mulyana | Megapolitan
Evakuasi Terduga Bunuh Diri Hambat KA Jakarta-Bogor 30 Menit

Ilustrasi
Ilustrasi bunuh diri

 

KERETA Rel Listrik Jakarta-Bogor dilaporkan sempat mengalami gangguan perjalanan selama 30 mennit akibat proses evakuasi jenazah di Stasiun Tanjung Barat, Jakarta.

Jenazah yang diduga akibat bunuh diri itu menghambat perjalanan KRL sekitar pukul 18.00 WIB hingga 18.30 WIB. Namun, Vice President Public Relation PT. KAI Yuskal Setiawan memastikan tak ada penumpukan penumpang akibat peristiwa tersebut.

"KA Jakarta-Bogor sudah normal kembali. Tadi memang sempat terhambat karena menunggu evakuasi mayat yang diduga bunuh diri di Stasiun Tanjung Barat," katanya kepada Media Indonesia, Minggu (9/2).

Menurut dia, proses evakuasi membuat KA Jakarta-Bogor terhambat sekitar 30 menit atau tepatnya pukul 18:32 WIB. Setelah itu, jalur tersebut kembali normal.

Baca juga : KRL Lintas Tanjung Priok Alami Gangguan Akibat Genangan

"KA 1178 (rute Jakarta-Bogor) datang Stasiun Tanjung Barat pukul 18:01 WIB kemudian tertahan untuk evakuasi Korban tersangkut di bogie rangkaian. Pukul 18:30 WIB korban selesai dievakuasi dan pukul 18:32 WIB KA 1178 berangkat (melanjutkan perjalan ke Bogor)," jelasnya.

Sementara itu Senior Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa menambahkan kejadian evakuasi tidak menyebabkan penumpukan penumpang. Kemudian usai evakuasi seluruh jadwal kereta berangsur pulih.

"Yang pasti pukul 18:40 WIB saya lewat lokasi tidak ada kereta tertahan," pungkasnya.

Kejadian ini berawal dari seorang diduga berkelamin laki-laki berdiri di perlintasan kereta Jakarta-Bogor dekat Stasiun Tanjung Barat. Akibatnya KA 1178, rute Jakarta-Bogor itu harus berhenti selama setengah jam, sejak pukul 18:00 WIB.

Dua rangkaian KA lain dengan rute yang sama juga terdampak namun setelah evakuasi selesai, tepatnya pukul 18:32 WIB lintasan Jakarta-Bogor kembali normal. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More