Senin 10 Februari 2020, 00:40 WIB

1.200 KK Dapat Sertifikat Tanah Eks HGU

RO/E-2 | Ekonomi
1.200 KK Dapat Sertifikat Tanah Eks HGU

ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman
Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan A Djalil.

 

KEMENTERIAN Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menertibkan tanah bekas hak guna usaha (HGU) PT Sugih Mukti yang tidak dimanfaatkan dan sudah berakhir HGU-nya pada  1998 seluas 320 hektare di Su­kabumi, Jawa Barat. ­Kemudian diterbitkan sertifikat HGU untuk tanah itu dan dibagikan kepada 1.200 kepala keluarga di Kecamatan Warung Kiara.

Saat membagikan sertifikat hasil redistribusi tanah di Pondok Pesantren Assalam Putri 2, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (7/2), Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan A Djalil mengingatkan masyarakat penerima sertifikat agar menjaga baik-baik dan tidak mudah tergiur untuk memindahtangankan tanah garapannya.

“Ini adalah bentuk penegakan keadilan yang dilaksanakan oleh pemerintah melalui Kementerian ATR/BPN. Tanah yang tidak dimanfaatkan harus kita ambil dan diberikan kepada masyarakat yang bisa memanfaatkan tanah tersebut,” ujar Sofyan.

Ia juga berpesan agar masyarakat tetap memanfaatkan tanahnya sesuai peruntukan redistribusi tanah dan rencana tata ruang wilayah (RTRW), yakni sebagai tanah pertanian dengan ditanami padi dan palawija.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPN Provinsi Jawa Barat Yusuf Purnama mengatakan penerima sertifikat tanah itu selanjutnya akan diberi pendampingan oleh jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi dan dinas terkait.

Selain itu, sudah dibentuk pula koperasi yang bertugas mengelola hasil panen masyarakat. Koperasi itu juga bertugas menyalurkan bantuan dari pemerintah seperti bibit hingga fasilitas akses pemodalan dari sumber agunan sertifikat tanah yang diterima oleh masyarakat.

Yusuf yakin koperasi yang men­dampingi masyarakat akan membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga masyarakat penerima sertifikat. (RO/E-2)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More