Minggu 09 Februari 2020, 15:10 WIB

Istri Calon Bupati Teluk Bintuni Bersuara Soal Suaminya

mediaindonesia.com | Nusantara
Istri Calon Bupati Teluk Bintuni Bersuara Soal Suaminya

Facebook/pribadi
Calon bupati Teluk Bintuni Ali Bauw.

 

PEMILIHAN kepala daerah (pillkada) Teluk Bintuni, Papua Barat akan diselenggarakan pada 23 September 2020. Kendati masih beberapa bulan, suasana persaingan dan ajang pengenalan pasangan calon bupati dan wakil bupati mulai terasa di Teluk Bintuni.   

Kini merebak komentar istri sah calon bupati Teluk Bintuni Ali Bauw, Sri Utamiyati, yang tercatat dalam surat keterangan Kantor Wilayah Agama Bandung.

Sri mempertanyakan sikap Ali Bauw yang tidak mencantumkan data Keluarga yang sah saat meminta rekomendasi sebagai calon bupati Teluk Bintuni pada partai beberapa waktu lalu.

Padahal Sri menegaskan bahwa sebelumnya Ali Bauw meminta restu dan doa kepada keluarga sahnya yang saat ini menetap di Bandung. Dengan adanya hal tersebut, Sri mengungkapkan kecewaannya terhadap suaminya Ali Bauw.

“Saya sangat kecewa, marah, dan sangat sakit hati saya,” kata Sri, saat ditemui di Jakarta, Sabtu (8/2).

Sri yang didampingi putranya  mengatakan, keluarga (Sri dan anak Ali Bauw) sempat mendapatkan ancaman dari Ali Bauw melalui telepon dengan anaknya, apabila keluarga berani muncul di publik .

“Kalau mamanya kamu mau melaporkan ke Bawaslu, Panwaslu atau ke KPU berarti itu siap perang sama bapak,” cerita salah satu putra dari pasangan Ali Bauw dan Sri Utamiyati.

Tak hanya itu, Sri mengaku tidak ada keadilan menafkahi lahir dan batin sejak 1995 . Apalagi untuk memberikan perhatian dan waktu pada keluarga.

“Untuk bertemu dengan anak kandungnya saja sudah jarang, dia datang itupun karna tugas dari kantor, dan  tak lebih dari 24 jam dalam setahun ,” ucap Sri.

Selain itu, Sri mengatakan bahwa suaminya melakukan pernikahan sirih dengan wanita lain di Teluk Bintuni. Sehingga itu yang membuat sakit hati Sri dan anak-anaknya semakin memuncak.

“Dari tahun 1995 saya merasa didzolimi oleh bapak Ali Bauw ini, yang saya dengar pada 2000-an dia sudah menikah. Tanpa pengetahuan saya. Oleh karna itu baik dari fasilitas, waktu, dan lain sebagainya itu sangat minim sekali diberikan pada keluarganya,” ujar Sri.

Sri pernah memberikan pilihan kepada Ali Bauw disaksikan oleh keluarga besar agar segera memilih ia dengan anak-anaknya atau istri sirihnya.

“Saya memberikan agar dia memilih, tapi tidak ia lakukan. Seandainya seperti itu pantaskah seorang calon seorang pemimpin memperlakukan istrinya dengan dzolim,” ucap Sri.

“Memimpin keluarga saja seperti ini, bagaimana memimpin masyarakat. Rumah tangga jadi tolak ukur, lihat Pak Jokowi begitu harmonis dengan keluarganya,” tutur Sri.

Selanjutnya, Sri meminta kepada Pemerintah Daerah Teluk Bintuni memperhatikan kasus yang menimpanya. Mengingat, suaminya Ali Bauw adalah mantan Kepala Dinas Pendapatan dan Keuangan Daerah Teuk Bintuni serta Istri sirinya adalah salah satu kepala bidang di Pemda Teluk Bintuni.(OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More