Minggu 09 Februari 2020, 15:28 WIB

Australia Apresiasi Bantuan Indonesia Untuk Penanganan Kebakaran

Dhika Kusuma Winata | Humaniora
 Australia Apresiasi Bantuan Indonesia Untuk Penanganan Kebakaran

Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Jokowi saat menghadiri jamuan makan siang kenegaraan oleh Gubernur Jenderal Australia David Hurley di Government House, Canberra.

 

PRESIDEN Joko Widodo menghadiri jamuan makan siang kenegaraan yang diadakan Gubernur Jenderal Australia David Hurley di Government House, Canberra, Australia, Minggu (9/2).

Jamuan tersebut yang turut dihadiri Perdana Menteri (PM) Australia, Scott Morrison, sebagai rangkaian upacara penyambutan kenegaraan terhadap kunjungan Jokowi, sapaan akrabnya.

Kunjungan Jokowi ke Canberra yang merupakan pertama kali itu bertepatan dengan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Australia. Kepala Negara menyebut kunjungan dilakukan di tengah situasi dunia yang fluktuatif.

"Kunjungan ini saya lakukan pada saat situasi dunia sedang tidak menentu dan dipenuhi berbagai macam tantangan. Termasuk merebaknya virus korona akhir-akhir ini," kata Jokowi, dikutip dari keterangan resmi, Minggu (9/2).

Baca juga: Kunjungi Australia, Jokowi Disambut Upacara Kenegaraan

Lebih lanjut, Jokowi mengatakan kunjungan itu dilakukan saat Australia sedang menghadapi tantangan kebakaran hutan yang masif.

"Justru di saat seperti inilah pentingnya seorang teman untuk bertandang. Saling menguatkan di waktu sulit dan saling menguatkan untuk berkontribusi pada dunia," imbuh Presiden.

Gubernur Jenderal David menyampaikan apresiasi atas kontribusi Indonesia dalam penanganan kebakaran hutan yang melanda Australia.

"Kita sangat berterima kasih untuk bantuan Indonesia dalam menghadapi kebakaran hutan di Australia dengan pengiriman lebih dari 30 insinyur angkatan bersenjata untuk berkontribusi pada Operation Bushfire Assist (Operasi Penanganan Kebakaran Hutan)," tutur Hurley.

"Pada saat kita memerlukan, negara Anda membantu negara kami, itulah tanda bagi sebuah persahabatan yang sejati," sambungnya.

Jokowi juga kembali menegaskan komitmen Indonesia untuk menjaga hubungan baik dengan sejumlah negara tetangga, termasuk Australia. Presiden berharap kedua negara dapat terus bekerja sama yang menguntungkan di berbagai bidang.

"Hubungan ekonomi akan terus kita perkuat melalui implementasi IA-CEPA. Hubungan antarmasyarakat akan terus kita perkuat melalui kerja sama pendidikan," pungkas Jokowi.(OL-11)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More