Minggu 09 Februari 2020, 15:45 WIB

Anies Dituding Selalu Terlambat Tangani Banjir Jakarta

Insi Nantika Jelita | Megapolitan
Anies Dituding Selalu Terlambat Tangani Banjir Jakarta

ANTARA/Risky Andrianto
Warga beraktivitas di kawasan permukiman penduduk yang tergenang banjir, di Kampung Petukangan, Cakung, Jakarta

 

KETUA Forum Warga Kota Jakarta Azas Tigor Nainggolan menilai belum ada perubahan signifikan dalam kesiapan Pemprov DKI untuk menangani banjir. Ia menganggap kinerja Gubernur Anies Baswedan lamban dalam hal itu. Buktinya, beberapa titik di Jakarta masih tergenang air.

"Perilaku selalu terlambat dalam mempersiapkan banjir Jakarta ini menunjukan bahwa aparat Pemprov Jakarta tidak bisa bekerja baik dalam setiap kejadian banjir," kata Tigor dalam keterangan resminya, Jakarta, Minggu (9/2).

Tigor mengatakan masih saja warga Jakarta jadi korban karena tidak cakapnya penanganan banjir oleh jajaran Anies Baswedan.

Ia menyebut masih ada warga yang tidak mendapatkan informasi peringatan dini dan bantuan darurat soal banjir. Informasi tersebut, katanya, bisa meringankan kerugian akibat banjir yang terjadi.

"Selama awal 2020 ini sudah terjadi empat kali banjir di Jakarta. Tempat atau titik banjirnya pun selalu sama. Begitu pula aparat Pemprov-nya pun kerap tidak memberikan informasi peringatan dini (early warning system) dan bantuan darurat (emergency respons system) secara baik," jelas Tigor.

Baca juga: 13 RW di Ibu Kota Masih Terendam Banjir

Menurutnya, sejak tengah malam, Jakarta kembali diguyur hujan deras. Di bendungan Katulampa Bogor sudah menyatakan siaga 3 dengan ketinggian air 130 cm.

Tigor menceritakan bahwa dari pagi tadi pukul 07.30 WIB, dirinya lewat di Jalan Jatinegara Barat, Jakarta Timur.

Ia melihat kondisi air di Sungai Ciliwung sudah tinggi dan mulai meresap masuk ke jalan raya Jatinegara Barat melalui celah-celah tanggul pinggir Ciliwung.

"Berharap Jakarta tidak banjir memang itu PR besar pemerintah. Perlu kerja sama Pemprov Jakarta dengan pemerintah pusat menjalankan tugas kewajibannya menolong Jakarta agar tidak selalu banjir," kata Tigor.

"Diperlukan juga sikap siap siaga dari Pemprov Jakarta dalam menghadapi tiap ancaman banjir di. Adalah kewajiban pemerintah melindungi setiap warga negaranya dari bencana atau kondisi buruk agar hidup nyaman manusiawi," tandasnya. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More