Sabtu 08 Februari 2020, 11:55 WIB

Mulyadi Rangkul Semua Elemen Majukan Sumbar

Yose Hendra | Nusantara
Mulyadi Rangkul Semua Elemen Majukan Sumbar

Istimewa
Mulyadi dalam pertenuan dengan warga.

 

ANGGOTA  DPR RI, Ir. H. Mulyadi berkomitmen akan melibatkan seluruh pihak untuk terlibat dalam usahanya memajukan Provinsi Sumatra Barat (Sumbar). Kemajuan Sumbar tidak akan terwujud tanpa ada kerja sama antara masyarakat hingga pemerintah.

 

"Semua pihak harus terlibat untuk berkontribusi memajukan Sumbar, dari masyarakat, wakil rakyat hingga jajaran pemerintah harus bersatu berjuang bersama untuk memajukan daerah kita," tutur Mulyadi, Sabtu (8/2)

 

Mulyadi yang telah dipercaya masyarakat Sumbar sebagai anggota DPR RI selama tiga periode berturut-turut sangat memahami permasalahan yang ada di Ranah Minang. Mulai dari minimnya lapangan kerja hingga ketidakstabilan harga bahan pokok. Untuk mengatasi hal tersebut, mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Mulyadi mengaku telah memiliki rencana besar untuk memanfaatkan sektor pariwisata.

 

DIa menilai, sektor pariwisata dapat meningkatkan perekonomian Sumbar di masa mendatang. Mengingat sektor pariwisata memberikan banyak manfaat, diantaranya adalah penyediaan lapangan kerja dan penambahan pendapatan asli daerah. Karena, jika pariwisata banyak dikunjungi wisatawan maka roda ekonomi akan terus meningkat mulai dari pendapatan di bidang kuliner, oleh-oleh, agen perjalanan dan penginapan.

 

Dengan demikian, masyarakat Sumbar akan terlibat dalam upaya peningkatan perekonomian daerah. Masalah seperti minimnya lapangan kerja juga dapat teratasi. "Permasalahan kita adalah buruknya kondisi ekonomi karena itu buka lapangan kerja juga sulit, harga bahan pokok juga tidak stabil," ujarnya. 

 

"Jika kita manfaatkan secara maksimal keindahan alam kita, Insya Allah akan memberikan dampak yang signifikan terhadap perubahan ekonomi kita, kalau ekonomi baik permasalah tadi Insya Allah dapat teratasi," lanjut Mulyadi.

 

Setelah itu ia memaparkan akan berjuang untuk menarik dana investasi pembangunan dari pemerintahan pusat, mulai dari kementerian hingga DPR RI. Mengingat pembangunan sarana dan prasarana di Sumbar yang lamban karena hanya mengandalkan APBD. APBDnya pun hanya di angka Rp. 7 triliun untuk tahun 2020. Sangat jauh ketika dibandingkan dengan APBD provinsi tetangga yakni Riau dan Sumatra Utara yang mana di atas angka Rp. 10 triliun.

 

"Kita tidak bisa hanya mengandalkan APBD kita untuk melakukan pembangunan, pemimpin harus inovatif dan kreatif agar pembangunan tak hanya mengandalkan APBD," kata dia.

 

"Selama menjadi wakil rakyat di Senayan, banyak pembangunan yang bisa didorong penyelesaiannya dengan bantuan dan investasi dari kementerian dan pemerintah pusat, ini nanti akan saya terus lakukan untuk memajukan Sumbar," tandas Kandidat Gubernur Sumbar Mulyadi. (OL-13)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More