Sabtu 08 Februari 2020, 08:20 WIB

Istiqlal-Katedral Segera Terhubung

Andhika Prasetyo | Humaniora
Istiqlal-Katedral Segera Terhubung

ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Presiden Joko Widodo didampingi Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono (ketiga dari kanan) meninjau renovasi Masjid Istiqlal di Jakarta, kemarin

 

PRESIDEN Joko Widodo segera membangun terowongan bawah tanah dari Masjid Istiqlal ke Gereja Katedral, Jakarta Pusat, untuk mempermudah silaturahim antarumat beragama.

"Ini menjadi sebuah terowongan silaturahim. Jadi, tidak kelihatan berseberangan, tetapi silaturahim," kata Jokowi saat meninjau proses renovasi Masjid Istiqlal di Jakarta, kemarin.

Turut mendampingi Presiden dalam peninjauan itu ialah Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Agama Fachrul Razi, dan Menteri Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono.

"Tadi ada usulan dibuat terowongan dari Masjid Istiqlal ke Katedral. Tadi sudah saya setujui sekalian sehingga ini menjadi sebuah terowongan silaturahim. Terowongan bawah tanah sehingga tidak menyeberang," tambah Jokowi.

Terkait proses renovasi Masjid Istiqlal yang dimulai sejak Mei 2019, Jokowi mengharapkan seluruh proses renovasi dapat selesai sebelum Ramadan 2020 agar masjid terbesar di Asia Tenggara, dengan desain dan konstruksi yang baru, dapat dimanfaatkan umat muslim untuk salat tarawih berjemaah.

Total anggaran yang disiapkan pemerintah untuk merenovasi Masjid Istiqlal sebesar Rp475 miliar. Pemerintah, melalui Kementerian PU-Pera, merenovasi bagian-bagian Istiqlal seperti desain eksterior, interior, lahan parkir, kondisi lantai, termasuk perbaikan kondisi sungai yang melintasi kawasan Istiqlal.

Selain itu, kata Jokowi, fasilitas di dalam masjid juga diperbaiki, seperti peningkatan kualitas tata suara, cahaya, dan udara. Hal itu diharapkan dapat memberikan kenyamanan saat beribadah.

"Anggaran itu dipakai untuk memperbaiki, memoles lantai, mengganti karpet, pencahayaan, dan tata suara. Semuanya. Menambah basement yang di depan, parkirnya ditambah. Pun pembangunan lanskap di luar, bukan hanya interior, eksterior semuanya dibangun," ujar Jokowi.

Pengerjaan renovasi mencakup hampir seluruh bagian masjid. Di sisi dalam, pemugaran dilakukan di bagian lantai dan dinding masjid. Tempat mihrab juga diperbarui. "Banyak yang diperbaiki. Memoles lantai, mengganti karpet, lighting, sound system, dan tempat wudu," tutur Jokowi.

Di sisi luar, pemerintah menata ulang lanskap kawasan dengan menambah tanaman dan pot bunga. Porsi ruang terbuka hijau semula 29% bertambah hingga 35%. (Pra/Ant/X-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More