Sabtu 08 Februari 2020, 07:10 WIB

Dongkrak PAD, Objek Wisata Baru Mulai Menjamur

Benny Bastiandy | Nusantara
Dongkrak PAD, Objek Wisata Baru Mulai Menjamur

MI/Benny Bastiandy
Sejumlah narasumber memberikan materi dalam kegiatan Forum Group Discussion bertema pemugaran Gunung Padang.

 

KABUPATEN Cianjur, Jawa Barat, memiliki destinasi wisata baru. Keberadaan objek wisata baru itu diharapkan bisa menggenjot pendapatan asli daerah (PAD).

Ketiga destinasi wisata baru tersebut ialah Kampung Budaya Padi Pandan Wangi di Kecamatan Warungkondang,  Hutan Kota Cianjur di Desa Babakan Karet Kecamatan Cianjur, dan situs Gunung Padang di Kecamatan Campaka.

"Penetapan tiga destinasi baru ini berkaitan dengan target PAD dari retribusi," jelas Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga  (Disparpora) Kabupaten Cianjur, Yudi Ferdiana, kemarin.

Sebagai informasi, tahun ini Disparpora Cianjur mendapat beban berat karena naiknya target PAD. Berdasarkan Perda No 15 Tahun 2019, Disparpora dibebani target pendapatan sebesar Rp6,8 miliar atau naik 10% ketimbang 2019.

Terpisah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten, Ja-wa Tengah, menyulap Bukit Sidoguro di kawasan Jombor Permai, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, menjadi objek wisata menarik.

Objek wisata Bukit Sidoguro yang dibangun dengan dukungan dana alokasi khusus (DAK) dari pemerintah pusat itu telah diresmikan Bupati Sri Mulyani pada 29 Desember 2019.

Setelah diresmikan, objek wisata itu menjadi viral di media sosial. Alhasil, destinasi wisata alam teranyar di Klaten tersebut sekarang ramai dikunjungi wisatawan domestik.

Sri Mulyani, kemarin, mengatakan untuk pembangunan tahap pertama Bukit Sidoguro pada 2019, Pemkab Klaten mendapat DAK sebesar Rp2,8 miliar.

"Ini jadi tantangan sekaligus motivasi bagi kami. Bukan hal mudah ke depan untuk membangun kepariwisataan, kepemudaan, dan olahraga," jelas Yudi.

Adapun target pendapatan retribusi dari KRC-LIPI untuk tahun ini ialah sebesar Rp5,6 miliar. Kawasan wisata Cikundul senilai Rp342 juta, kawasan wisata Tirta Cirata Rp412,5 juta, Kampung Budaya Padi Pandan Wangi Rp126 juta, Hutan Kota Cianjur Rp47 juta, dan rest area situs Gunung Padang Rp105 juta.

Di Provinsi Bali, salah satu upaya yang dilakukan Pemkab Karangasem untuk mendongkrak kunjungan wisatawan ialah dengan terus berusaha menambah berbagai fasilitas penunjang di berbagai objek wisata.

Pembangunan pendukung di sektor pariwisata ini dilakukan bersinergi dengan BUMN dan BUMD di Bali. Semisal, pembangunan fasilitas umum di kawasan objek wisata Pura Besakih.

Di sana dibangun public restroom bersinergi dengan PT Angkasa Pura I Bandara I Gusti Ngurah Rai melalui program corporate social responsibility. (BB/JS/RS/AD/JI/RF/N-3)

Baca Juga

MI/Hijrah Ibrahim

Bertambah 70 orang, Kasus Positif Covid-19 di Malut Capai 1.073

👤Hijrah Ibrahim 🕔Kamis 09 Juli 2020, 09:07 WIB
Penambahan kasus baru ini terbanyak dari Kota Ternate yakni 48 orang, Kota Tidore Kepulauan 15 orang, Pulau Morotai 6 orang, Halmahera...
Dok pemprov jatim

Recovery Rate Jatim Terus Naik Signifikan

👤RO/Micom 🕔Kamis 09 Juli 2020, 09:05 WIB
Sistem rujukan satu pintu di RS Darurat Lapangan Indrapura akan membantu penyaluran pasien ke RS...
MI/Gabriel Langga

Bupati Sikka Gratiskan Rapid Test Bagi Warga Bersekolah di Luar

👤Gabriel Langga 🕔Kamis 09 Juli 2020, 09:04 WIB
Bupati Sikka mengatakan rapid test gratis juga berlaku bagi calon mahasiswa dan pelajar yang hendak melanjutkan pendidikan di luar...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya