Sabtu 08 Februari 2020, 01:00 WIB

Riezky Aprilia Menolak Mundur dari DPR

Riezky Aprilia Menolak Mundur dari DPR

MI/Adam Dwi
Anggota DPR Riezky Aprilia

 

ANGGOTA DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, Riezky Aprilia, meyakini putusan KPU sudah tepat dengan menunjuk dirinya menggantikan Nazarudin Kiemas dalam pergantian antarwaktu (PAW) di Daerah Pemilihan Sumatra Selatan. Pasalnya, ia meraih suara terbanyak kedua setelah Nazarudin.

Perkara suap yang menyangkut Harun Masiku, koleganya di dapil yang sama untuk menyingkirkan dirinya, disebut Riezky di luar pengetahuannya. "Intinya saya tidak tahu-menahu masalah PAW-PAW-an ini karena saya tahunya saya kerja buat Sumatra Selatan, buat konstituen saya, dan sesuai amanah partai," cetus Riezky saat ditemui seusai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Jakarta, kemarin.

Berdasarkan ketetapan penyelenggara pemilu itu, lanjut dia, dirinya tidak akan mundur. Selain itu, Riezky meyakini kedudukannya sebagai wakil rakyat tidak akan diubah oleh pimpinan. "Enggak ada (putusan untuk dirinya mundur). Partai ini kan ibu ketumnya itu perempuan, saya perempuan, ketua DPR perempuan, semua perempuan. Masak (disuruh mundur), ya enggaklah."

KPK memeriksa Riezky sebagai saksi untuk eks Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan yang juga tersangka penerima suap terkait pergantian antarwaktu anggota DPR periode 2019-2024. Dalam perkara ini, Harun Masiku sebagai penyuap.

Harun merupakan caleg yang ditunjuk DPP PDIP untuk menggantikan Nazarudin, tetapi batal. KPU telah memutuskan menetapkan Riezky berdasarkan perolehan suara.

KPK menduga pihak Harun meminta Wahyu mendorong KPU menggelar rapat pleno untuk mengubah keputusan itu. Langkah itu dibarengi dengan suap.

KPK menangkap tangan Wahyu kemudian berikut eks anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina, dan seorang swasta bernama Saeful Bahri. Ketiganya bersama Harun telah ditetapkan tersangka. Suap yang mendasari perkara ini mencapai Rp600 juta dari total kesepakatan Wahyu dan Harun yang diduga mencapai Rp900 juta.

Kepada pers, Riezky mengaku tidak mengenal Harun Masiku. Ia juga merasa tidak terlibat sama sekali dengan perbuatan yang dilakukan Harun dan Wahyu.

"Menyangkut pemeriksaan kalau mau tahu, tanya penyidik ya karena semua sudah saya sampaikan sama penyidik," ucapnya.

Pelaksana tugas juru bicara KPK Ali Fikri KPK mengatakan pemeriksaan Riezky untuk menggali keterangan tentang proses PAW Nazarudin Kiemas. Sekalipun Harun hingga saat ini masih buron, penyidikannya terus berjalan, termasuk mendapat keterangan Riezky. (Cah/P-2)

Baca Juga

MI/AGUS MULYAWAN

DPR Setuju Anggaran Pilkada Ditambah

👤Indriyani Astuti 🕔Jumat 29 Mei 2020, 08:50 WIB
Pelaksanaan pilkada membutuhkan intervensi pemerintah pusat terkait dengan biaya penyelenggaraan yang berasal dari anggaran pendapatan dan...
Gugus Tugas Covid-19/NRC/L-1

Daerah Bersiap Hadapi New Normal

👤Bayu Anggoro 🕔Jumat 29 Mei 2020, 06:51 WIB
Pemda akan bekerja sama dengan TNI/Polri untuk menjaga kedisiplinan masyarakat. Mereka menjadi pengawas di tempat kerumunan...
MI/Panca Syurkani

Komentari Roy Suryo, Darwis Triadi: Ngaku Pakar, Karya Enggak Ada

👤Henri Siagian 🕔Jumat 29 Mei 2020, 05:15 WIB
Menurut Darwus, keahlian yang dimiliki setiap orang bisa digunakan untuk kebaikan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya