Jumat 07 Februari 2020, 21:14 WIB

Arena MTQ Kota Medan Dikawatirkan Banjir

Yoseph Pencawan | Nusantara
Arena MTQ Kota Medan Dikawatirkan Banjir

Antara
Persiapan MTQ ke

 

RAWANNYA Kota Medan digenangi banjir menjadi kekhawatiran Plt Wali Kota Akhyar Nasution terkait perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-53 Tingkat Kota Medan Tahun 2020 pada 15-22 Februari mendatang.

Kekhawatiran itu terlihat saat Akhyar meninjau arena MTQ di Jalan Ngumban Surbakti, Kelurahan Sempakata, Kecamatan Medan Selayang, Jumat (7/2). Ia datang untuk melihat sejauh mana persiapan yang telah dilakukan karena pembukaan MTQ tinggal menyisakan waktu sepekan lagi.

Saat tiba di lokasi, Akhyar melihat puluhan pekerja tengah menyiapkan seluruh sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan MTQ. Selain tenda utama tempat para qori dan qoriah bertanding, tenda VIP juga telah berdiri, termasuk tenda puluhan stand.

Di samping itu sejumlah tiang beserta lampu jalan juga sudah didirikan untuk menerangi seluruh lokasi MTQ. Akhyar tampak puas, persiapan yang dilakukan telah rampung 60 persen.

"Alhamdulillah, persiapan yang dilakukan telah sesuai dengan rencana. Kita berharap satu hari sebelum pembukaan, persiapan beres semuanya. Kita berharap MTQ tahun ini lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Untuk itu saya minta agar persiapan dilakukan dengan sebaik-baiknya," kata dia.

Akhyar selanjutnya melihat sketsa denah lokasi MTQ guna memastikan seluruh yang didirikan di atas lahan kosong itu telah sesuai dengan desain. Setelah itu dia mengecek lokasi yang akan dijadikan tempat parkir, stand serta panggung utama sekaligus tempat mimbar tilawah untuk tempat para qori dan qoriah melantunkan ayat-ayat suci Al Qur'an.

Kemudian Plt Wali Kota juga meminta agar pengerjaan dilakukan dengan sebaik-baiknya sehingga seluruh kafilah maupun warga yang datang akan merasa tenang dan nyaman selama sepekan MTQ berlangsung.

Akhyar kemudian memberi sejumlah arahan kepada Plt Kadis Pekerjaan Umum, Kabag Agama serta Camat Medan Selayang, termasuk mengantisipasi lahan becek apabila hujan turun. Akhyar mengatakan dirinya tidak mau ketenangan dan kenyamanan pengunjung terganggu akibat kondisi tersebut. Salah satunya dengan membuat saluran air yang terhubung dengan drainase maupun parit di sekitar lokasi.

"Pastikan lokasi ini tidak becek dan berair saat hujan turun meski lokasi telah dilakukan pengerasan. Mari kita buat seluruh pengunjung merasa nyaman menyaksikan MTQ mulai pembukaan hingga malam penutupan," tegasnya.

Pada kesempatan itu Akhyar juga mengajak warga sekitar lokasi untuk mendukung pelaksanaan MTQ, terutama dengan menjaga kebersihan. Sebab, tanpa dukungan penuh masyarakat sekitar, petugas kebersihan tidak akan mampu menjadikan sekitar lokasi MTQ bersih dari sampah. (OL-13)

 

Baca Juga

Medcom/Amaluddin

Khofifah Dorong Upaya Peningkatan SDM Muslimat NU

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 18:08 WIB
Muslimat NU yang selalu menggaungkan toleransi, keseimbangan, dan keadilan tersebut, dinilai perlu melakukan revitalisasi yang mencakup...
dok.mi

Pasien Sembuh Covid-19 di NTT Tambah 33 Orang, Kasus Baru Nihil

👤Palce Amalo 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 17:30 WIB
PASIEN sembuh dari covid-19 di Nusa Tenggara Timur (NTT) bertambah 33 orang, Kamis (29/10). Sebaliknya, tidak ada tambahan kasus...
Antara

Hasil Panen Bawang Merosot Harganya Jadi Meroket

👤John Lewar 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 17:20 WIB
TURUNNYA hasil panen produksi petani bawang merah, putih dan bawang Bombai di beberapa daerah yang menjadi kantong produksi, menyebabkan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya