Jumat 07 Februari 2020, 20:06 WIB

KPU Pertimbangkan Pemakaian Logistik Bekas di Pilkada 2020

Deden Muhamad Rojani | Politik dan Hukum
KPU Pertimbangkan Pemakaian Logistik Bekas di Pilkada 2020

MI/SUSANTO
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Pramono Ubaid Tanthowi

 

KOMISIONER Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Pramono Ubaid Tanthowi mengatakan jumlah logistik bekas Pemilu 2019 masih banyak dan layak pakai, meski begitu, KPU masih mempertimbangkan pemakaian kembali sisa logistik tersebut.

“Kita pertimbangannya bukan dari ketersediaan barang, tapi dari sisi aturan hukumnya, dan tentu nanti kita akan konsultasikan ke Pemerintah dan DPR terkait hal itu,” ungkap Pramono, Jumat (7/2) di Gedung KPU, Jakarta.

Pramono menyebutkan logistik yang masih layak pakai diantaranya Kardus duplex kotak suara dan bilik suara, walaupun barang bekas tersebut menjadi pertimbangan efisiensi saat penyusunan anggaran, tapi kemungkinan benturan dengan aspek hukum bisa saja terjadi.

Seperti kriteria kotak suara antara kotak suara untuk Pemilu dan Pilkada berbeda, dalam Undang-Undang untuk kotak suara Pilkada tidak disebutkan harus transparan, sementara logistik sisa Pemilu 2019 transparan.

“Pengaturan kotak suara transparan itu hanya di Pemilu, di Pilkada tidak ada pengaturan seperti itu. Tapi disisi lain masih ada sejumlah besar logistik yang masih bisa di gunakan untuk Pemilu, kita lihat nanti, itu kan juga harus melalui stock opname,” pungkasnya. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More