Jumat 07 Februari 2020, 19:33 WIB

Sudirman-GBK-Thamrin Jadi Rute Alternatif Formula E

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Sudirman-GBK-Thamrin Jadi Rute Alternatif Formula E

Dok MI
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama pembalap F2 Sean Gelael

 

KEPALA Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho menyebut selain Jalan Jenderal Sudirman, kawasan Gelora Bung Karno (GBK) hingga Jalan MH Thamrin juga berkemungkinan menjadi rute balap mobil Formula E.

Menurutnya, jalan-jalan tersebut adalah beberapa rute alternatif yang disediakan Pemprov DKI.

"Sepanjang Jalan Sudirman, Jalan MH Thamrin, sedikit belok ke GBK," kata Hari saat dihubungi, Jumat (7/2).

Menurutnya, saat ini rute-rute alternatif itu sedang dikaji oleh tim Pemprov DKI, PT Jakarta Propertindo selaku organizing committee (OC), serta perwakilan Formula E Operation (FEO) selaku organisasi wadah balap mobil Formula E di bawah Federasi Internasional Automobil (FIA).

"Ya sedang berlangsung hingga sore ini. Alternatif pastinya Pemprov sudah menyiapkan apabila usulan awal tidak disetujui," tandasnya.

Hari memastikan rute balap mobil Formula E tidak akan sampai mendekati lokasi proyek MRT koridor selatan-utara fase 2 Bundaran-Kota.

Proyek infrastruktur kereta massal diketahui akan dimuli di kawasan barat Monas yakni dengan pengeboran terowongan untuk jalur kereta bawah tanah. Proyek tersebut ditargetkan mulai berjalan pada Maret mendatang.

"Oh nggak. Nggak sampai MRT. Aman di situ," ungkapnya.

Dipilihnya Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin dan GBK sebagai alternatif sirkuit Formula E karena pertimbangan kualitas rute yang bisa dijadikan sirkuit balap mobil bertenaga listrik itu.

"Kriteria lintasan balap kita pakai Grade 3. Artinya jalan arteri atau protokol. Kita sudah memenuhi standar FIA untuk Formula E. Kalau yang dipakai Formula 1 itu Grade A atau Grade 1," pungkasnya.

Saat ini PT Jakarta Propertindo (Jakpro) tengah mencari rute alternatif untuk dijadikan sirkuit setelah pilihan pertama yang mencakup area Monumen Nasional (Monas) dilarang oleh pemerintah pusat karena dikhawatirkan mengganggu bangunan cagar budaya itu. (OL-8)

Baca Juga

MI/ BARY FATHAHILAH

Imbas Covid-19, Ribuan Kios di Pasar Tradisional di Depok Tutup

👤Kisar Rajaguguk 🕔Jumat 03 April 2020, 18:06 WIB
Dalam sehari, pedagang kain di Pasar Cisalak itu, mengaku biasanya bisa untung hingga Rp250.000 sehari. Sekarang hanya mendapat untung...
MI/ANDRI WIDIYANTO

Kabar baik, 54 Pasien Covid-19 Sembuh, 611 Masih Dirawat

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Jumat 03 April 2020, 16:38 WIB
Kabar terbaru per 3 April, jumlah pasien sembuh ada 54 orang dari total 958 kasus. Jumlah pasien meninggal dunia 96 orang. Lalu masih ada...
MI

Bukan Gerindra yang Kebelet Pemilihan DKI-2 Dipercepat

👤Insi Nantika Jelita 🕔Jumat 03 April 2020, 16:05 WIB
Panlih wagub DPRD DKI Jakarta mengungkapkan ada dua partai yang meminta pemilihan wakil gubernur (pilwagub) dipercepat, bukan Gerindra atau...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya