Jumat 07 Februari 2020, 16:24 WIB

FUI Dorong Anies Berani Tutup Diskotek Golden Crown

Astri Novaria | Megapolitan
FUI Dorong Anies Berani Tutup Diskotek Golden Crown

Ist
Ilustrasi salah satu diskotek di jakarta

 

SEKRETARIS Jenderal Forum Umat Islam (FUI) Al Khaththath meminta agar pemrov DKI Jakarta di bawah pimpinan Gubernur, Anies Baswedan, berani menutup Diskotek Golden Crown lantaran terbukti banyak pengunjung positif narkoba. 

Hal itu disampaikan Al Khaththath saat menanggapi razia yang dilakukan oleh badan Narkotika Nasional (BNN) diskotek Golden Crown yang berhasil menjaring 107 pengunjung positif narkoba. 

Baca juga: Terjaring Narkoba, PKS Minta Diskotek Crown Ditutup

"Mengingat Golden Crown saat penggerebekan BNN terbukti sekian banyak yang positif narkoba. Maka FUI melihat ya Golden Crown  sudah perlu di tutup. Pemprov DKI khususnya bapak Gubernur yang terhormat Bapak Anies Baswedan agar tidak sungkan untuk menutup (Golden Crown)," ujar dia kepada wartawan, Jumat (7/2).

Penutupan diskotek Golden Crown, lanjut Al Khaththath, harus dilakukan lantaran agar tempat tersebut tidak menjadi sarang narkoba. Terlebih lagi BNN mengungkapkan dalam diskotek tersebut terjadi jual beli narkoba. 

"Pak Anies harus berani menutup Golden Crown seperti saat menutup Alexis. Ditutupnya diskotik Golden Crown pastinya juga akan mendaptakan dukungan masyarakat. FUI sangat mendukung. Terlebih lagi indikasinya sudah banyak sampai 107 positif narkoba," tandas dia. 

Untuk diketahui, BNN menggelar razia di dua tempat hiburan malam di Jakarta yakni, Club Bar and Lounge Venue dan Diskotek Golden Crown, pada hari ini, Kamis (6/2) dini hari. 

Untuk Golden Crown sendiri petugas melakukan tes urine terhadap 184 orang. Dan yang terindikasi menggunakan narkoba sebanyak 107 pengunjung

Sementara, di Club Bar and Venue, petugas melakukan pemeriksaan urine terhadap 105 pengunjung. Hasilnya, hanya satu orang positif mengonsumsi narkoba. (OL-6)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More