Jumat 07 Februari 2020, 14:29 WIB

Separuh Kabupaten di Kalsel Dilanda Banjir

Denny Susanto | Nusantara
 Separuh Kabupaten di Kalsel Dilanda Banjir

ANTARA
Enam wilayah di Kalsel dilanda banjir meliputi Kabupaten Banjar, Tapin, Hulu Sungai Utara, Balangan, Tabalong dan Kota Banjarbaru.

 

SEDIKITNYA enam dari 13 kabupaten/kota kabupaten di Kalimantan Selatan dilanda banjir menyusul tingginya intensitas hujan yang turun di wilayah tersebut dalam beberapa waktu terakhir. Gubernur Kalsel menginstruksikan agar pemerintah daerah mengambil langkah-langkah penanganan bencana di lapangan.

Data Pusdalops BPBD Kalsel menyebutkan enam wilayah yang dilanda banjir meliputi Kabupaten Banjar, Tapin, Hulu Sungai Utara, Balangan, Tabalong dan Kota Banjarbaru. Disamping itu beberapa wilayah lain juga terancam banjir menyusul semakin meningkat air muka sungai-sungai besar.

"Kita dalam status siaga satu bencana banjir dan gubernur sudah menginstruksikan agar pemda segera mengambil langkah-langkah penanganan bencana di daerah masing-masing," tutur Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalsel, Wahyudin Ujud, Jumat (7/2).

Saat ini banjir terparah terjadi di wilayah Kabupaten Tabalong dan Tapin. Banjir terjadi sejak dua hari terakhir dengan ketinggian banjir rata-rata satu sampai dua meter. Banjir tidak hanya merendam permukiman warga tetapi juga merendam ruas jalan kabupaten termasuk ruas jalan trans Kalimantan. Di beberapa lokasi di Kabupaten Tabalong dan Tapin akses jalan terputus dan mulai terjadi pengungsian.

baca juga: Demokrat dan Gerindra Dukung Gibran Dalam Pilwakot Solo 2020

Kepala Seksi Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kalsel, Muhari mengatakan berdasar data Pusat Pengendalian dan Operasional BPBD Kalsel tercatat sepanjang 2019 lalu terjadi 211 kali bencana saat musim penghujan berupa banjir 66 kali, tanah longsor 16 kali dan angin kencang 129 kali. Bencana banjir menyebabkan 37 rumah hancur dan jumlah korban terdampak 8.719 keluarga atau 31.957 jiwa.

Bencana tanah longsor menyebabkan 20 rumah yang dihuni 22 keluarga rusak. Sedangkan angin kencang membuat 605 buah rumah hancur dan 1.913 warga menjadi korban. (OL-3)

 

Baca Juga

MI/Ardi Teristi Hardi

Cegah Penumpukan, Penumpang Pesawat Datang 3 Jam Sebelum Terbang

👤Agus Utantoro 🕔Selasa 02 Juni 2020, 09:20 WIB
Untuk mencegah penumpukan penumpang, Bandara Internasional Yogyakarta meminta para penumpang pesawat untuk datang 3 jam sebelum...
MI/Akhmad Safuan

Kasus Covid-19 Kluster Tomboro di Blora Bertambah

👤Akhmad Safuan 🕔Selasa 02 Juni 2020, 09:10 WIB
Lima kasus tambahan itu, empat orang di antaranya adalah dari Kecamatan Kradenan, Blora yang merupakan kluster Temboro, Magetan. Sedangkan...
MI/Gabriel Langga

Tanjung Kajuwulu Dipersiapkan Jadi Lokasi Karantina Pekerja

👤Gabriel Langga 🕔Selasa 02 Juni 2020, 08:40 WIB
Tanjung kajuwulu yang selama ini menjadi tempat wisata masyarakat Sikka sebagai lokasi karantina para pekerja...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya