Jumat 07 Februari 2020, 14:10 WIB

Terjaring Narkoba, PKS Minta Diskotek Crown Ditutup

Insi Nantika Jelita | Megapolitan
Terjaring Narkoba, PKS Minta Diskotek Crown Ditutup

Ist
Ilustrasi Diskotek

 

KETUA Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DKI Jakarta Mohammad Arifin angkat bicara soal Badan Narkotika Nasional (BNN) dan BNNP DKI yang menjaring 107 pemakai narkoba di Diskotek Golden Crown, Taman Sari, Jakarta Barat.

"Jika benar seperti itu, harus ditutup (Crown) karena izinnya sudah disalahgunakan," kata Arifin di Jakarta, Jumat (7/2).

Baca juga: Sikap Pemerintah tak Jamin Eks IS tak Pulang

Arifin menegaskan sudah seharusnya pemerintah daerah, aparat kepolisian, dan Satpol PP terlibat dalam pengawasan diskotek-diskotek yang ada di ibu kota. Pasalnya, penemuan narkoba tidak baru kali ini saja. BNNP DKI Jakarta sempat merazia Diskotek Colosseum, Paragon dan Olympic pada September tahun lalu dan ditemui adanya narkoba.

"Disini pentingnya pengawasan tersebut agar jangan sampai kecolongan. Penegak hukum (harus) menutup tempat-tempat hiburan yang disalahgunakan," kata Arifin.

Dini hari kemarin, BNN menyasar dua lokasi yakni Venue, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan dan Golden Crown. Diketahui, di Venue yang terindikasi positif narkoba ialah satu orang dari 105 orang yang diperiksa.

Sedangkan, di Golden Crown, petugas mendapati 107 pengunjung yang positif menggunakan sabu dan ekstasi. Ada 44 perempuan dan 63 pria. (OL-6)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More