Jumat 07 Februari 2020, 14:00 WIB

Cihuy, Cadangan Devisa RI Naik US2,5 Miliar

Despian Nurhidayat | Ekonomi
Cihuy, Cadangan Devisa RI Naik US2,5 Miliar

ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Petugas menata tumpukan uang rupiah dan dolar Amerika di Cash Center Bank Mandiri, Jakarta, beberapa waktu lalu.

 

 

Bank Indonesia (BI) baru saja merilis posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Januari 2020 mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Posisi cadangan devisa saat ini tercatat sebesar US$131,7 miliar, meningkat US$2,5 miliar dibandingkan dengan posisi pada akhir Desember 2019 sebesar US$129,2 miliar.

 

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi, Onny Widjanarko mengatakan bahwa posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 7,8 bulan impor atau 7,5 bulan impor. Selain itu, posisi tersebut juga setara dengan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

 

"Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan," ungkapnya dilansir dari keterangan resmi, Jumat (7/2).

 

Lebih lanjut, peningkatan cadangan devisa pada Januari 2020 ini telah didorong oleh penerbitan global bond pemerintah, penerimaan devisa migas, dan penerimaan valas lainnya.

"Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang tetap baik," pungkas Onny. (Des/E-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More