Kamis 06 Februari 2020, 17:31 WIB

Sampai Mangkrak, Kelaikan JPO Perlu Peninjauan Ulang

Ilham Ananditya | Megapolitan
Sampai Mangkrak, Kelaikan JPO Perlu Peninjauan Ulang

MI/Akmal Fauzi
Ilustrasi JPO Rusak

 

JEMBATAN Penyeberangan Orang (JPO) Patra Kuningan sampai saat ini masih mangkrak pekerjaannya karena sempat terhenti oleh pembangunan LRT di sepanjang Jalan Rasuna Said. JPO sementara pun masih  menggunakan peralatan seadanya dan belum ada pembenahan oleh kedua belah pihak (keterlibatannya Adhi Karya dan Pemprov DKI Jakarta).

Sejumlah JPO, seperti JPO Gatot Soebroto yang berada di kawasan Mampang dan JPO yang tersambung dengan Halte Trans-Jakarta Kuningan Barat juga terlihat usang tak terurus dan berkarat.

Baca juga: Pohon yang Ditebang Disebut Tak Bernilai, Ini Harga Pasarannya

Pantauan Media Indonesia, Kamis (6/2) siang, ketika mendatangi lokasi, kondisi jembatan setinggi hampir 10-15 meter itu sudah terlihat menua. Adapun penggunaan CCTV sampai pagar kawat sepanjang JPO Gatot Soebroto juga tidak terawat.

"Sampai sekarang ya kayak gini kondisinya, masih (JPO) sementara, belum dibuat permanen" ujar Yeni, 25, Petugas Halte Trans-Jakarta Patra Kuningan.

Sepanjang badan jembatan juga terdapat tiang konstruksi yang kondisinya sudah tidak laik untuk menopang beban besar dalam jangka waktu lama dan banyak cat mulai pudar serta terkelupas.

"Tapi ada baiknya, kalau (JPO) itu diperhatikan. Kerusakannya apa aja, soalnya kan banyak juga pengguna kendaraan umum yang harus ngelewatin (JPO). supaya enggak membahayakan penggunanya juga" tutur Kiky, 23, Karyawan Swasta.

Warga sekitar juga menilai beberapa JPO tidak ramah bagi pengguna disabilitas (pengguna kursi roda) tanpa adanya akses kursi roda. Dan banyak anak tangga penopang jalan sudah berlumut dan tergerus hingga dapat beresiko bagi pengguna JPO untuk terpeleset atau jatuh. (OL-6)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More