Kamis 06 Februari 2020, 15:12 WIB

Tiongkok Kurang Tempat Tidur untuk Tangani Pasien Virus Korona

Nur Aivanni | Internasional
Tiongkok Kurang Tempat Tidur untuk Tangani Pasien Virus Korona

AFP
Petugas menyiapkan tempat tidur untuk pasien yang terjangkit virus korona di Wuhan

 

PEMERINTAH Tiongkok berusaha menambah ruang tempat tidur bagi ribuan pasien yang baru terinfeksi virus korona pada Kamis (6/2). Hal tersebut dikarenakan korban dari virus baru yang mematikan tersebut kembali melonjak.

Kota Wuhan, pusat wabah virus korona, akan membuka rumah sakit kedua yang dilengkapi dengan 1.600 tempat tidur. Sebelumnya, rumah sakit pertama dengan kapasitas 1.000 tempat tidur telah dibuka awal pekan ini.

Pejabat senior di Wuhan, Hu Lishan, mengatakan kota berpenduduk 11 juta itu menghadapi kekurangan tempat tidur. Ia mencatat ada 8.182 pasien yang dirawat di 28 rumah sakit yang memiliki total 8.254 tempat tidur. Selain itu, pihaknya juga kekurangan peralatan dan bahan lainnya.

Baca juga: Bayi Baru Lahir di Tiongkok Positif Virus Korona

Pemerintah pusat telah menyampaikan langkah-langkah untuk memastikan pasokan sumber daya medis yang vital yakni dengan keringanan pajak bagi produsen peralatan yang diperlukan untuk menangani wabah tersebut.

"Kita harus melakukan upaya habis-habisan di seluruh negeri untuk memenuhi kebutuhan pasokan medis yang penting dan profesional di Provinsi Hubei," kata Perdana Menteri Li Keqiang. (AFP/OL-5)

Baca Juga

AFP/Handout/Korean Air

Korean Air Rumahkan 70% Staf

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 08 April 2020, 09:51 WIB
Mayoritas karyawan Korean Air akan dirumahkan mulai 16 April selama 6 bulan sebagai tanggapan atas memburuknya kondisi...
AFP/Alexander NEMENOV

Rusia Siap Mulai Uji Vaksin Covid-19 ke Manusia pada Juni

👤Nur Aivanni 🕔Rabu 08 April 2020, 09:24 WIB
Pengujian saat ini sedang dilakukan pada tikus, kelinci, dan hewan lain untuk menentukan prototipe yang paling menjanjikan pada 30...
AFP/BERTRAND GUAY

Korban Tewas Akibat Covid-19 di Prancis Tembus Angka 10 Ribu

👤Willy Haryono 🕔Rabu 08 April 2020, 09:05 WIB
Dalam 24 jam terakhir, otoritas kesehatan Prancis mencatat tambahan total 607 kematian dari berbagai rumah...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya