Kamis 06 Februari 2020, 14:55 WIB

Parkir Ganjil Genap di Gajah Mada Kurangi Volume Kendaraan 33%

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Parkir Ganjil Genap di Gajah Mada Kurangi Volume Kendaraan 33%

ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Parkir Ganjil Genap di Jl Gajah Mada, Jakarta Pusat

 

PEMBATASAN parkir dengan pelat nomor ganjil genap di kawasan Jalan Gajah Mada dan Jalan Hayam Wuruk telah diterapkan mulai 31 Januari.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan setelah diterapkan sepekan, volume kendaraan yang melintasi wilayah itu berkurang 33%.

"Evaluasi kami secara keseluruhan terjadi penurunann 33% volume kendaraan," ungkap Syafrin saat dihubungi, Kamis (6/2).

Dengan demikian, kebijakan itu telah efektif menertibkan lalu lintas di lokasi. Syafrin pun sudah menyosialisasikan kebijakan kepada warga dan pengusaha yang sehari-hari beraktivitas di sana.

"Oh sudah. Kita sudah menyosialisasikan ke warga di sana dan semua sudah setuju," tuturnya.

Baca juga: Langgar Parkir Ganjil Genap, Dishub DKI: Langsung Derek!

Ia menjelaskan adanya parkir ganjil genap di wilayah itu bermula dari laporan masyarakat yang tinggal di wilayah itu maupun yang beraktivitas di sana.

"Itu kan kawasan bisnis, banyak lalu lalang kendaraan di sana. Banyak keluhan parkir mobil kerap sembarangan dan di trotoar. Bahkan ada yang parkir sampai tiga lajur dan itu sangat dikeluhkan. Akhirnya kami batasi dengan menerapkan ganjil genap sesuai tanggal yang berlaku," terangnya.

Ada 6 lokasi parkir di Jalan Gajah Mada dan 4 parkir di Jalan Hayam Wuruk yang seluruhnya bersistem on street dikenakan kebijakan ganjil genap sejak 31 Januari.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More