Kamis 06 Februari 2020, 14:27 WIB

Ojek Daring Diharapkan Bisa Promosikan Wisata

Retno Hemawati | Nusantara
Ojek Daring Diharapkan Bisa Promosikan Wisata

MI/Dwi Apriani
Festival Sriwijaya

 

GUBERNUR Sumatra Selatan (Sumsel) Herman Deru berharap pihak Gojek dapat berperan serta dalam mempromosikan pariwisata yang ada di Sumsel, terutama pariwisata religi. "Sumsel banyak wisata religi seperti Ziarah Kubro dan Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya (TPKS) dan itu perlu dipromosikan," kata gubernur di Palembang, Kamis.

Harapan tersebut disampaikan gubernur saat menerima Public Policy and Government Relations Regional South of Sumatera PT Gojek Indonesia, Kenn Lazuardhi Syarnubi beserta jajaran dalam rangka audiensi rencana MoU kerjasama program kerja PT Gojek bersama Pemprov Sumsel.

Selain itu dengan adanya promosi maka wisatawan banyak berkunjung ke daerah itu. Terkait kerja sama tersebut, gubernur mengapresiasi dan mendukung hal ini sebagai sarana untuk mengembangkan UMKM di Sumsel. "Ini menarik, bisa diperluas, jangan hanya terbatas pada perusahaan rintisan tetapi juga libatkan pelaku UMKM yang sudah berjalan," katanya. Dalam kesempatan itu, Ia bahkan memastikan sudah sejauh mana inventarisasi program ini.

Sementara Public Policy and Government Relations Regional South of Sumatera PT Gojek Indonesia, Kenn Lazuardhi Syarnubi mengatakan, banyak program yang bisa dijalankan dengan kerja sama Pemprov. Diantaranya yaitu memberikan pelatihan istri mitra PT Gojek dalam berwirausaha dan diberikan pelatihan digital marketing.

Selain itu literasi pariwisata alam dan kuliner secara digital, yang dikemas dalam peta yang bisa di scan barcode sehingga menampilkan Informasi seputar pariwisata dan kuliner.

Selain itu, juga diadakan Festival mitra profesional dan keselamatan yang akan dihadiri 2500-3000 mitra di lapangan DPRD tgl 27 Februari yang mengkampayekan ketaatan berlalu lintas. (Ant/OL-12)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More