Kamis 06 Februari 2020, 13:40 WIB

DPRD akan Panggil Jakpro Minta Kejelasan Sirkuit Formula E

Insi Nantika Jelita | Megapolitan
DPRD akan Panggil Jakpro Minta Kejelasan Sirkuit Formula E

MI/Saskia Anindya
Mobil listrik BMW I3s, BMW i8 Coupe, BMW i8 Roadster dipajang dalam konferensi pers Jakarta E-Prix 2020 di Monas

 

DPRD DKI Jakarta akan memanggil Jakarta Propertindo (Jakpro) terkait kejelasan sirkuit atau trek untuk ajang balapan mobil listrik Formula E 2020. Pemanggilan tersebut buntut penolakan izin dari Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka yang diketuai Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg). Sedangkan Jakpro merupakan penyelenggara ajang balapan tersebut.

"Nanti kami panggil Jakpro. Prinsipnya Formula E enggak bisa dibatalkan karena kami sudah kasih plan A plan B yang sudah disetor ke organisasinya itu (FIA atau Federasi Otomotif Internasional)," kata Sekretaris Komisi B DPRD DKI Pandapotan Sinaga saat dihubungi di Jakarta, Kamis (6/2).

Seperti diketahui, larangan izin pelaksanaan Formula E lantaran menggunakan area Monas yang merupakan kawasan cagar budaya dan harus dijaga. Pandapotan mengatakan saat pemaparan dengan Jakpro, memang trek yang digunakan dalam Formula E berada di dalam dan luar kawasan Monas.

"Rancangannya memang di sekitar Monas. Kalau tidak salah formasi (trek) Formula E yang mau dilewati di lahan aspal. Salah satunya di dalam (Monas), kan luar dalam (treknya) dari Tugu Tani putaran Formula E," jelas Pandapotan.

"Tapi, (kata Jakpro) enggak diganggu cagar budaya. (Treknya) di sekitaran Monas yang diaspal itu, tidak ada pemotongan pohon di situ," tambahnya.

Baca juga: Jakpro Bahas Opsi Lain Lintasan Formula E

Ajang balapan mobil listrik itu akan digelar pada 6 Juni. Biaya pembuatan sirkuit Formula-E di Jakarta dialokasikan sebesar Rp360 miliar oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Kawasan sekitar Monas rencananya turut diaspal secara permanen karena merupakan bagian dari lintasan balap.

"Mungkin sirkuitnya jadi di Merdeka Selatan atau dekat situ. Tapi, kami enggak tahu pastinya. Mau lihat kajian dulu dari mereka. Nanti kita akan tanyakan kelanjutanya gimana," tukas Pandapotan.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More