Rabu 05 Februari 2020, 19:38 WIB

Pengeboran Sumur Minyak di Jatisari Diperkirakan Lebih Cepat

Gana Buana | Ekonomi
Pengeboran Sumur Minyak di Jatisari Diperkirakan Lebih Cepat

Dok. Pertamina
Sumur minyak di Jatisari, Subang

 

PENGEBORAN sumur minyak baru di Lapangan Jatisari, Subang, Jawa Barat, diproyeksikan lebih cepat dari target waktu. Total dalam (total depth) 3.255 meter dikerjakan hanya dalam waktu 43 hari.

“Target waktu yang diberikan adalah 68 hari, namun dalam 43 hari sudah mendapat total depth,” ungkap Drilling Operation Engineer dari PT Pertamina Drilling Service Warnandes dalam keterangan resmi yang diterima, Rabu (5/2).

Meski sudah mencapai pada total titik dalam, kata dia, eksploitasi minyak baru bisa dilakukan pada 15 hari ke depan. Diprediksi total minyak yang akan dihasilkan adalah sebesar 287 barel dan 2,37 MMSCFD per hari.

Baca juga : November, Lifting Minyak Area Sumbagut Lampaui Target APBN

Warnandes mengatakan, sumur Jatisari 19 yang dibor sejak akhir 2019 merupakan sumur ketiga di lapangan Jatisari. Pada sumur sebelumnya yang dibor pada 2015 dan 2018, hingga saat ini sumur tersebut masih mengeluarkan minyak.

Proses pengeboran yang diawasi dengan sistem komputer dirasa lebih efisien. Sebab, dengan sistem tersebut posisi sumber minyak lebih mudah diketahui dengan tepat.

“Melalui cara ini pengerjaan juga lebih cepat dan aman dari pada ring manual,” tandas dia (OL-7)

Baca Juga

DOK KEMENTAN

Kediri Siap Panen Raya Padi Jagung Sampai April 2020

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 30 Maret 2020, 14:56 WIB
Panen raya di bulan Maret hingga April 2020 diperkirakan seluas 16.896 hektare...
Antara/Makna Zaezar

Kebutuhan Pangan Meningkat, Bulog Pastikan Stok Cukup

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Senin 30 Maret 2020, 14:40 WIB
Bulog memastikan dapat mengatasi lonjakan kebutuhan pangan jelang bulan Ramadan. Masyarakat pun diminta tidak khawatir dengan stok...
DOK BNI SYARIAH

BNI Syariah Siap Bantu Nasabah Pembiayaan Terdampak Covid-19

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 30 Maret 2020, 14:37 WIB
Latar belakang kebijakan restrukturisasi pembiayaan ini adalah karena penyebaran pandemi virus korona (Covid-19) berdampak terhadap kinerja...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya