Rabu 05 Februari 2020, 23:30 WIB

Izin OJK Muluskan Investor Benahi Bank Muamalat

MI | Ekonomi
Izin OJK Muluskan Investor Benahi Bank Muamalat

MI/Usman Iskandar

 

BANK Muamalat mengatakan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada konsorsium Al Falah Investment untuk menjadi penanam modal akan mempermudah tindak lanjut investor dalam menyehatkan bank syariah itu.

“Saya akan menindaklanjuti green light atau komitmen OJK itu dengan berkoordinasi dengan OJK dan investor,”kata Direktur Utama Bank Muamalat Achmad K Permana di sela-sela peresmian Ballroom BJ Habibie di Bank Muamalat Tower di Jakarta,  Rabu (5/2).

Bank syariah berusia 29 tahun itu, lanjut dia, akan menerbitkan 32 miliar lembar saham dengan perkiraan modal maksimal yang akan diraih mencapai Rp3,2 triliun, berdasarkan hasil akhir Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa akhir tahun 2019.

Selain itu, dalam RUPS Luar Biasa Bank Muamalat tersebut juga menyetujui untuk menerbitkan sukuk yang direncanakan Rp6 triliun.

“Kami berkeyakinan dengan ditambah dukungan Yusril Ihza Mahendra akan sangat mengurangi kebutuhan kapital itu,” katanya.

Bank Muamalat sendiri menggandeng pengacara senior Yusril Ihza Mahendra sebagai penasehat hukum bank itu dalam menyelesaikan persoalan khususnya terkait pembiayaan bermasalah.

Sementara itu, Yusril mengatakan dengan disetujuinya investor baru masuk di bank syariah itu, persoalan modal bank itu diharapkan dapat diselesaikan.

“Kami akan menyertai bank ini dalam langkah untuk mendetailkan persetujuan OJK itu sehingga betul-betul masuknya investor dapat berjalan mulus tanpa halangan,” ujarnya.

Al Falah merupakan perusahaan yang didirikan oleh Ilham Habibie, putra mendiang Presiden BJ Habibie. Ilham Habibie juga merupakan Komisaris
Utama Bank Muamalat.

Sebelumnya, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan bahwa regulator menyetujui Al Falah Investment menjadi investor Bank Muamalat
untuk menyehatkan likuiditas bank syariah tersebut.
“Ini tinggal eksekusi. Eksekusi itu artinya proses administrasi,” katanya usai menghadiri rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Jakarta, Selasa (5/02). (Mir/Ant/E-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More