Rabu 05 Februari 2020, 17:00 WIB

Otak Pembobol Rekening Ilham Bintang Lulusan SD

Tri Subarkah | Megapolitan
Otak Pembobol Rekening Ilham Bintang Lulusan SD

MI/IRFAN
Pengungkapan kasus pembobolan rekening atas nama Ilham Bintang.

 

DIREKTORAT Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengungkapkan bahwa otak pembobol rekening wartawan senior, Ilham Bintang, yakni Desar, 27, hanya lulusan sekolah dasar. Menurut Kanit 2 Subdit 4 Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kompol Hendro Sukmono, Desar mempelajari mekanisme pembobolan rekening orang lain berdasarkan pengalaman dari rekan-rekannya yang lebih tua. 

"Saya kira dia cuma pengalaman. Karena apa? Saya suruh nulis aja susah. Dia lulusan SD. Belajarnya otodidak lah, dari senior-senior di sana," ungkap Hendro di Mapolda Metro Jaya, Rabu (5/2).

Baca juga: Oknum Bank Jual Data SLIK OJK Rp100 Ribu per Nasabah

Diketahui, Desar berdomisili di Kecamatan Tulung Selapan, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan. Dari sana, dia melancarkan aksinya membobol rekening Ilham Bintang. Menurut pernyataan Hendro, daerah asal Desar memang terkenal sindikat pembobol rekening.

"Beberapa kasus sebelumnya kita ungkap perkara yang sama dari pelaku daerah yang sama. Di daerah tersebut rata-rata semuanya memiliki pekerjaan yang sama. Karena faktanya hampir semua yang kami ungkap dengan perkara yang modusnya seperti itu dari sana," papar Hendro.

Desar pada awalnya hanya bermodalkan database beberapa nasabah perbankan dan pemegang kartu kredit. Data tersebut berisi nama lengkap nasabah beserta pekerjaan, jabatan, nomor telepon, nomor kartu kredit, serta alamat. Namun, data tersebut dinilai kurang lengkap. Untuk memetakan calon korban, lanjut Hendro, Desar memerlukan data SLIK OJK.

"Pelaku juga perlu memapping calon korban untuk melihat korban 'berdaging' apa tidak. Makanya dia perlu data SLIK OJK," tandas Hendro.

Baca juga: RTH Jadi Sentra Kuliner, PSI: Anies Harus Bertanggung Jawab

SLIK OJK Ilham Bintang diperoleh Desar dari tersangka Hendri Budi Kusumo, 24, yang merupakan pegawai IT Bank Bintara Pratama Sejahtera. SLIK OJK tersebut diketahui dijual oleh Hendri seharga Rp100 ribu per data.

Sampai dengan saat ini, Hendro menyebut total korban dari kejahatan Desar sebanyak 19 orang. Dari seluruh korban tersebut, Desar meraup keuntungan Rp1 miliar. (OL-6)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More