Rabu 05 Februari 2020, 16:01 WIB

Pemkab Banjarnegara Pantau Naiknya Harga Bawang Putih

Retno Hemawati | Nusantara
Pemkab Banjarnegara Pantau Naiknya Harga Bawang Putih

MI/Djoko Sardjono
Pedagang bawang putih dan bawang merah di Pasar Gede Klaten.

 

DINAS Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, terus memantau perkembangan kenaikan harga bawang putih di pasaran, kata Kepala Bidang Perdagangan Dinperindagkop Kabupaten Banjarnegara Haryanto Agus S. "Dalam beberapa waktu terakhir, harga bawang putih mengalami kenaikan, yang jenis apel dari Rp35.000 per kilogram menjadi Rp40.000/kg, sedangkan jenis kating dari Rp45.000/kg menjadi Rp55.000/kg. Itu harga per hari ini," katanya di Banjarnegara, Rabu (5/2).

Ia mengatakan Banjarnegara bukan penghasil bawang putih sehingga pasokannya mengandalkan kiriman dari Brebes khusus untuk bawang putih lokal dan importir dari luar daerah untuk bawang putih impor.

Dengan demikian jika terjadi keterlambatan pengiriman, kata dia, harga bawang putih di Banjarnegara mengalami kenaikan. "Tahun kemarin juga seperti itu, ada keterlambatan pengiriman karena di wilayah Brebes gagal panen, sehingga kami minta operasi pasar (untuk menekan kenaikan harga bawang putih) bersama Bulog, 6 ton untuk awal, namun begitu didrop langsung habis," katanya.

Dia menduga penghentian sementara impor bawang putih dari Tiongkok turut memengaruhi gejolak kenaikan harga karena sebagian pasokan komoditas tersebut diperoleh dengan cara mengimpor. "Bawang putih lokal kan belum bisa menjangkau ke seluruh pasar di Jawa Tengah termasuk Banjarnegara," jelasnya.

Disinggung mengenai kebutuhan bawang putih di Banjarnegara, Agus mengatakan dari lima pasar yang setiap hari buka, rata-rata mencapai 5 ton per hari. Menurut dia, lima pasar tersebut terdiri atas Pasar Kota Banjarnegara, Pasar Mandiraja, Pasar Klampok, Pasar Karangkobar, dan Pasar Batur. (Ant/OL-12)    

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More