Rabu 05 Februari 2020, 12:59 WIB

Mayoritas Pemotor Kena Tilang Elektronik karena Terobos Busway

Siti Yona Hukmana | Megapolitan
Mayoritas Pemotor Kena Tilang Elektronik karena Terobos Busway

MI/RAMDANI
Pengendara sepeda motor masuk ke jalur bus Trans-Jakarta di Jalan Sultan Agung, Jakarta.

 

SISTEM tilang elektronik bagi sepeda motor sudah beroperasi selama lima hari. Pemotor yang kena tilang elektronik mayoritas di jalur Trans-Jakarta (busway) koridor enam rute Ragunan-Monas.

"Jenis pelanggaran yang paling banyak terjadi yaitu pelanggaran sepeda motor melintas jalur Trans-Jakarta," kata Kasubdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar di Jakarta, Rabu (5/1).

Fahri merinci jumlah pemotor yang kena tilang elektronik selama empat hari. Oleh karena hari kelima masih berlangsung,polisi masih melakukan pendataan.

Baca juga: Trans-Jakarta Catat Rekor, Layani 1 Juta Pelanggan

Pemotor yang kena tilang elektronik pada hari pertama, 1 Februari 2020, yakni sebanyak 167. Kemudian, hari kedua 174, hari ketiga 161 dan hari keempat 157 pemotor.

"Pada kemarin, Selasa (4/2), jumlah pemotor yang masuk jalur Trans-Jakarta ada 103," ujar Fahri.

Fahri menambahkan, jenis pelanggaran lainnya yakni tidak mengenakan helm.

Sementara itu, jumlah pemotor yang kena tilang elektronik diklaim menurun.

"Jumlah pelanggaran yang ter-capture pada 4 Februari 2020 dibandingkan dengan 3 Februari 2020 mengalami penurunan sejumlah empat pelanggaran atau sebanyak 2,4%," pungkas Fahri. (OL-1)

VIDEO TERKAIT:

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More