Rabu 05 Februari 2020, 12:43 WIB

Trans-Jakarta Catat Rekor, Layani 1 Juta Pelanggan

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Trans-Jakarta Catat Rekor, Layani 1 Juta Pelanggan

ANTARA/Aprillio Akbar
Bus Trans-Jakarta melintas di bawah Halte Trans-Jakarta Centrale Stichting Wederopbouw (CSW) koridor 13 di Jakarta.

 

PT Transportasi Jakarta (Trans-Jakarta) mencatat rekor baru dalam segi pencapaian kenaikan angka pelanggan. Dalam hal ini, Trans-Jakarta berhasil menembus target untuk melayani sebanyak 1 juta pelanggan per hari seperti yang diharapkan.

“Benar. Pada Selasa (4/2), Trans-Jakarta sudah melayani sebanyak 1.006.579 pelanggan. Angka ini mengalami kenaikan dibanding Selasa (28/1) yang hanya melayani 987.583 Pelanggan,” ungkap Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Trans-Jakarta dalam keterangan resminya, Rabu (5/2).

Nadia menambahkan pencapaian itu tidak lepas dari dukungan dan program-program Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta.

Baca juga: Pemprov DKI tidak Boleh Paksakan Bangun LRT Fase 2

Salah satu poin terbesar yang mengumbang angka terbesar dalam kenaikan pelanggan, kata Nadia, ialah adanya program layanan transportasi terintegrasi, Mikrotrans Jak Lingko yang dicanangkan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan.

“Layanan ini sangat membantu sebagai moda 'first mile dan last mile' masyrakat. Bahkan, sampai hari ini tercatat ada sebanyak 257.981 pelanggan yang menggunakan layanan kami,” terang Nadia.

Lebih lanjut, sambung Nadia, pencapaian ini ikut diraih dari konsistensi Trans-Jakarta dan Pemprov DKI dalam menyediakan layanan transportasi teintegrasi.

“Kami akan terus melakukan pelayanan maksimal bagi pelanggan setia kami tentunya. Terima kasih telah bersama kami dalam memajukan transportasi di DKI Jakarta khususnya,” imbuh Nadia.

Sebagai tambahan, saat ini, Trans-Jakarta sedang berfokus mengupayakan program mandiri bertransportasi.

Guna mewujudkan itu, Trans-Jakarta sampai saat ini telah menerapkan sistem pengarah perjalanan 'Wayfinding' serta memasang alat 'Tap On Bus (TOB' di seluruh armada Non Bus Rappid Transit (BRT).

Bahkan, dalam jangka 5-10 tahun ke depan, Trans-Jakarta sudah menyiapkan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP). Untuk itu, Trans-Jakarta menekankan empat target utama yang akan dicapai yaitu terkait peningkatan ridership, pelayanan armada, infrastruktur, dan pendapatan nontiket.

Untuk target jumlah pelayanan armada bus Trans-Jakarta ditingkatkan hingga 19% atau sejumlah 4.334 armada. Dengan perincian 967 bus rapid transit (BRT), 1.167 bus non BRT, dan 2.200 mikrotrans. Kemudian penambahan jangkauan layanan dari 278 rute menjadi 285 rute. (OL-1)

Baca Juga

Antara

Anies: Penerapan PSBB, Jakarta Harus Jadi Rujukan

👤Selamat Saragih 🕔Jumat 10 April 2020, 17:23 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, meminta masyarakat Jakarta agar disiplin dalam melaksanakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB)...
ANTARA FOTO/Arif Firmansyah

Masih Banyak Masjid di Jakpus Gelar Salat Jumat Saat PSBB

👤Antara 🕔Jumat 10 April 2020, 17:20 WIB
Beberapa masjid di kawasan Paseban, Senen, Jakarta Pusat dan Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat masih melakukan Shalat...
Dok Pribadi

Lakukan Vandalisme Provokasi, Dua Pemuda Ditangkap

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Jumat 10 April 2020, 17:20 WIB
Polsek Tangerang dan Resmob Polres Metro Tangerang Kota tangkap dua pelaku aksi vandalisme dengan melakukan pencoretan bernada provokasi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya