Rabu 05 Februari 2020, 10:00 WIB

Rektor UI Harap Kasus Akseyna Tuntas

Antara | Megapolitan
Rektor UI Harap Kasus Akseyna Tuntas

ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
Tim Penyelam dari Brimob Kelapa Dua menyisir TKP pembunuhan Akseyna Ahad Dori di Danau Kenanga, Universitas Indonesia, pada 2015 lalu.

 

REKTOR Universitas Indonesia (UI) Prof Ari Kuncoro berharap kasus tewasnya mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Akseyna Ahad Dori di Danau Kenanga UI, lima tahun silam, bisa diusut tuntas aparat kepolisian.

"Ya diusutlah. Kalau ada titik terang silakan diselidiki terus," kata Ari usai menghadiri acara Soft Launching Program Pembelajaran Daring di Fakultas Ilmu Budaya UI Depok, Selasa (4/2).

Dikatakannya, kasus itu harus bisa dijawab pihak kepolisian karena tentunya pihak keluarga Akseyna menunggu perkembangan penanganan kasus tersebut.

"Paling tidak kita bisa mengetahui karena pada waktu itu ada yang tidak bisa dijawab," ujarnya.

Baca juga: Ditinggal Pergi, Sopir Gasak Uang Majikan Rp4,25 Miliar

Ari juga mengakui, hingga saat ini, pihaknya belum melakukan komunikasi apa pun dengan pihak kepolisian karena dirinya baru dilantik menjadi Rektor UI pada 4 Desember 2019, sehingga belum ada komunikasi dengan aparat kepolisian.

"Saya juga tidak tahu kalau ada olah TKP kembali di sini (UI) dan hanya mengetahui dari media saja," katanya.

Ia juga mengatakan dirinya belum pernah berkomunikasi dengan rektor sebelumnya (Muhammad Anis) untuk membahas kasus tersebut.

"Kami tidak pernah membahas kasus Akseyna dengan Pak Anis. Kami hanya membahas masalah akademis saja," jelasnya.

Namun, Ari mengetahui kasus tersebut karena ketika kasus tersebut terjadi dirinya menjabat sebagai Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB UI).

Rektor juga mengaku, hingga saat ini, tidak mengetahui perkembangan kasus Akseyna karena hanya mengetahui lewat media massa saja.

"Saya juga baru tahu kalau berita kasus meninggalnya Akseyna dibuka kembali oleh pihak kepolisian dari media," ujarnya.

Mabes Polri mengungkapkan membuka lagi kasus tewasnya Akseyna. Polresta Depok juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) ulang terkait kasus itu pada Senin (3/2).

"TKP pun sudah diolah kembali oleh Kapolres Kombes Azis Andriansyah, penyidik masih lakukan upaya penyelidikan," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra di Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Sebelumnya, sesosok mayat mengambang ditemukan di Danau Kenanga UI tanpa identitas dengan luka memar.

Pada mayat tersebut ditemukan tas ransel berisi batu bata yang diduga untuk membuat jenazah korban tenggelam. Saat ditemukan, korban mengenakan jaket bertuliskan Universitas Indonesia.

Almarhum Akseyna ditemukan wafat dan jenazahnya mengapung di Danau Kenanga UI pada 26 Maret 2015 pukul 09.55 WIB. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More