Rabu 05 Februari 2020, 07:50 WIB

Singapura Optimistis dengan Pertumbuhan Ekonomi RI

Pra/Ind/X-11 | Ekonomi
Singapura Optimistis dengan Pertumbuhan Ekonomi RI

ANTARA/HAFIDZ MUBARAK A
Presiden Joko Widodo bersama Presiden Singapura Halimah Yacob di Istana Bogor, Jawa Barat, kemarin.

 

SINGAPURA optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia akan bergerak positif, dan itu digambarkan secara nyata dengan tingginya investasi pengusaha 'Negeri Singa' di Tanah Air.

"Presiden Joko Widodo dan saya setuju untuk memperkuat ikatan ekonomi di antara kedua negara. Singapura telah menjadi investor asing terbesar di Indonesia selama enam tahun terakhir. ini menunjukkan kepercayaan Singapura pada ekonomi Indonesia yang dinamis," ujar Presiden Singapura Halimah Yacob seusai menemui Presiden Jokowi di Istana Bogor, Jawa Barat, kemarin.

Salah satu proyek investasi Singapura yang sukses ialah Kendal Industrial Park di Semarang. Kawasan industri itu telah mampu menarik investasi US$843 juta dan menciptakan lebih dari 8.000 lapangan kerja baru.

Keduanya pun telah menandatangani kesepakatan baru meliputi perjanjian persetujuan penghindaran pajak berganda serta kerja sama penegakan hukum kepabeanan.

Sebelumnya ada tiga kesepakatan yang telah ditandatangani, yaitu perpanjangan kerja sama keuangan bilateral senilai US$10 miliar antara Bank Indonesia dan Monetary Authority of Singapore, program pelatihan kepala daerah dari Indonesia ke Singapura, serta realisasi dan penguatan kerja sama dalam pelatihan industri 4.0.

Halimah Yacob kemarin juga menemui Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan membahas pendidikan hingga kesehatan. "Saya apresiasi kerja sama pendidikan antara universitas di Singapura dan Indonesia," ujar Wapres Ma'ruf.

Ma'ruf juga mengharapkan kerja sama dialog antarkeyakinan yang sudah dimulai di 2018 terus dilanjutkan sebagai upaya preventif menangani ancaman radikalisme dan terorisme.

Ia mengatakan Indonesia dan Singapura juga sepakat bekerja sama menangkal penyebaran virus korona baru.

Wapres menginginkan ada kolaborasi penelitian terkait vaksin virus itu. Di samping itu, diharapkan ada pertukaran informasi mengenai hasil observasi terhadap suspect atau kasus terduga korona di Indonesia ataupun Singapura. (Pra/Ind/X-11)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More