Rabu 05 Februari 2020, 03:00 WIB

Andrea Hirata Kesulitan Menulis Guru Aini

MI | Humaniora
Andrea Hirata Kesulitan Menulis Guru Aini

Dok. MI
Andrea Hirata

 

DALAM menulis karya novel, seorang pengarang niscaya akan dihadapkan pada ragam kendala yang berbeda. Tak terkecuali novelis Andrea Hirata, 52, saat menulis novel terbarunya, Guru Aini.

Novelis yang sudah menghasilkan puluhan karya novel ini mengaku proses pengerjaan novel Guru Aini merupakan yang tersulit dari semua novel yang pernah ditulisnya.

Kesulitan terbesar karena novel ini mengangkat tema sains, terutama pelajaran matematika. Bahkan, Andrea mengaku membutuhkan waktu dua tahun untuk proses riset.

"Jadi ini setelah menulis 11 novel, ini memang tantangan paling sulit, novel yang paling sulit. Di sisi lain, saya sadar buku ini akan dibaca oleh guru matematika. Saya kan pernah belajar matematika. Saya tidak pernah mengajar matematika," kata Andrea Hirata di Jakarta.

Untuk itu, ia pun meminta maaf sebelumnya kepada guru-guru matematika bila ada sesuatu yang kurang akurat di novelnya ini. "Bayangkan, bagaimana Anda berbicara tentang novel, tapi dalam terminologi akurasi, kan enggak bisa. Tapi ada tuntutan itu dalam menulis Guru Aini karena beberapa hal sangat teknis," pungkas dia. (Medcom.id/H-1)

 

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More