Rabu 05 Februari 2020, 02:00 WIB

Teknologi Baru Budi Daya Wader Pari

(Ant/H-1) | Humaniora
Teknologi Baru Budi Daya Wader Pari

ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/hp.
Peneliti dari Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) Bambang Retnoaji menunjukan indukan ikan wader pari

 

DOSEN sekaligus peneliti dari Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) Dr Bambang Retnoaji mengembangkan teknologi pemijahan yang mampu mempercepat produksi budi daya ikan wader pari. "Dengan teknologi budi daya ini reproduksi ikan bisa berlangsung dua minggu sekali," kata dia di Laboratorium Struktur dan Pengembangan Hewan Fakultas Biologi UGM, Yogyakarta, kemarin.

Alat pemijahan ikan wader pari itu dirancang dapat digunakan di dalam dan luar ruangan dengan kondisi yang bisa diatur. Dengan begitu, katanya, pemijahan bisa dilakukan tanpa bergantung musim dan dapat digunakan setiap waktu.

Dijelaskan teknologi dari alat itu dikembangkan untuk merespons tingginya permintaan pasar terhadap ikan wader yang semakin jarang tersedia secara alamiah (hasil tangkap). Kondisi itu, imbuh Bambang, memicu eksploitasi ikan jenis itu berlangsung terus-menerus tanpa diimbangi upaya konservasi yang tepat. Keberadaan teknologi ini diharapkan bisa menjadi jawabannya.(Ant/H-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More