Selasa 04 Februari 2020, 18:50 WIB

Empat Kampus Terancam Ditutup, 16 Lainnya Dimerger

Syarief Oebaidillah | Humaniora
Empat Kampus Terancam Ditutup, 16 Lainnya Dimerger

Ilustrasi
Terancam ditutup

 

SEBANYAK empat dari 20 kampus yang dievaluasi terancam ditutup, setelah Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah III DKI Jakarta melakukan penilaian.

Selain itu, LL Dikti yang membawahi 321 perguruan tinggi di Jakarta juga merekomendasikan 16 kampus untuk dilakukan merger.

"LL Dikti menemukan ada empat kampus yang sudah tidak aktif proses pembelajarannya bahkan ada kampus yang tidak diketahui lagi alamat persisnya.Terhadap kondisi ini tim EKA dapat merekomendasikan kampus ini berpotensi untuk ditutup," ungkap Plt Kepala LL Dikti Wilayah III DKI Jakarta, Samsuri, Selasa ( 4/2).

Sedangkan 16 kampus yang disarankan merger atau bergabung dimungkinkan karena masih ada proses pembelajaran kendati jumlah mahasiswanya minim. "16 kampus ini masih kita akan lakukan pembinaan selama enam bulan," ujarnya.

Dia menjelaskan, akan melaporkan 20 PT ini kepada Tim Kinerja Evaluasi Akademik atau Tim EKA di Direktorat Dikti Kemendikbud. Kemudian meminta tim EKA terjun dan mengevaluasi serta mengambil tindakan serta rekomendasi.

Menurut Samsuri melalui tim EKA Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud yang langsung memantau ke lapangan dapat menghasilkan sejumlah rekomendasi.

Lebih lanjut ia menjelaskan, dari 312 kampus di LL Dikti wilayah III saat ini memiliki 1.831 program studi.Menurutnya jika tahun 2018 ada 1600 prodi terjadi peningkatan prodi di sejumlah kampus wilayahnya.

Saat ini di wilayah III dari 312 kampus mempunyai 24.492 dosen dengan 233 guru besar.

Menyinggung program Merdeka Belajar Kemendikbud khususnya magang di industri, menurut nya kalangan perguruan tinggi swasta (PTS) seperti Perbanas telah memiliki hubungan baik dengan sejumlah bank yang dapat memagangkan mahasiswanya.

"Magang dalam Merdeka Belajar kita dukung guna mendekatkan mahasiswa dengan dunia industri, " pungkasnya. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More