Selasa 04 Februari 2020, 13:42 WIB

Polisi Tangkap Tiga Tersangka Kasus Sabu Cair dalam Mainan Anak

Ilham Ananditya | Megapolitan
Polisi Tangkap Tiga Tersangka Kasus Sabu Cair dalam Mainan Anak

MI/Ilham Ananditya
Polda Metro Jaya bersama Bea Cukai DKI Jakarta dan Bea Cukai Bandung memperlihatkan sabu cair dalam mainan anak

 

DIREKTORAT Reserse Narkoba Polda Metro Jaya (Unit V Subdit II Ditresnarkoba PMJ) bersama Bea Cukai DKI Jakarta bidang Narkotik dan Bea Cukai Bandung berhasil mengamankan tiga tersangka penyelundupan narkoba jenis sabu cair dari Malaysia dalam bentuk package delivery.

Sabu cair tersebut disembunyikan di dalam mainan anak berbentuk bola, sedangkan barang bukti lainnya berupa ganja tiga linting.

Kiriman paket dari Malaysia itu rencananya dikirim ke Cianjur, Jawa Barat. Karena itu, pihak Bea Cukai DKI Jakarta segera berkoordinasi dengan Bea Cukai Bandung. Pun berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menuturkan modus penyelundupan narkoba jenis sabu ini, baru di Indonesia.

"Paket itu berbentuk bola mainan anak. Ada lima paket yang isinya sabu cair, ini modus baru. Caranya, nanti kalau cairannya keluar dari (mainan) bola itu dan terkena udara, dia akan mengkristal," kata Kombes Pol Yusri Yunus.

Baca juga: Polisi Duga Sabu 288 Kilogram di Tangerang Berasal dari Iran

Polisi mengamankan lima paket mainan anak berbentuk bola berisi sabu cair mencapai 1.962 gram. Masing-masing seberat hampir 400 gram per mainan.

Penyelidikan berlangsung selama empat hari. Saat barang datang, pihaknya langsung mengamankan satu tersangka berinisial D yang akan mengambil barang tersebut. Setelahnya dilakukan pendalaman dan diketahui modus tersebut berkaitan dengan jaringan residivis dan Koko Aliong di LP Cipinang.

"Hari Rabu (29/1), kami dapat informasi dari teman-teman Bea Cukai bahwa akan ada pengiriman paket control delivery dari Malaysia ke satu kantor pos di Cianjur," tutur Yusri Yunus.

Polisi kemudian menemukan paket itu masuk ke salah satu kantor pos di kawasan Cianjur, Jawa Barat. 

Saat diperiksa pihak kepolisian, D mengaku hanya disuruh mengambil paket oleh dua tersangka lain, sepasang suami istri dengan inisial E (suami) dan I (Istri), yang menyewa ruko miliknya. Dari keterangan itu, polisi menangkap pihak lain yang menggunakan nama samaran dengan inisial R.

"Kita menangkap tersangka R yang sebelumnya menggunakan nama alias. Kemudian E dan I yang merupakan pasangan suami istri sebagai pemesan barang," pungkasnya.

Polisi menduga masih ada jaringan lain yang lebih besar terkait modus sabu cair dalam mainan anak. Oleh karena itu, polisi masih memeriksa tersangka untuk menelusuri lebih lanjut kasus tersebut.

Tersangka nantinya akan dikenakan Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 111 ayat 2 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ketiga tersangka tersebut terancam hukuman penjara 5 tahun sampai paling lama 20 tahun.(OL-5)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More