Selasa 04 Februari 2020, 12:54 WIB

Novel Baswedan Dapat Penghargaan Internasional

Candra Yuri Nuralam | Politik dan Hukum
Novel Baswedan Dapat Penghargaan Internasional

ANTARA/Galih Pradipta
Novel Baswedan (tengah)

 

PENYIDIK Senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mendapatkan penghargaan antikorupsi internasional 2020.

Penghargaan itu diberikan oleh lembaga Perdana Internasional Anticorruption Champion Foundation (PIACFF) asal Malaysia.

"Novel Baswedan dianggap sebagai sosok yang tepat menerima penghargaan ini karena pada 11 April 2017 mendapatkan serangan berupa penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal sepulangnya dari ibadah salat Subuh," kata Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (4/2).

Ali mengatakan perjuangan Novel dalam melawan para pelaku korupsi perlu diacungi jempol. Menurutnya, meski saat ini kondisi matanya sudah tidak bisa melihat dengan normal, Novel tetap berjuang bersama Korps Antirasuah.

Baca juga: Kasus Garuda Indonesia, KPK Periksa Mantan Bos PT Mabua HD

Kasus penyerangan terhadap Novel pun sudah sampai menjadi perhatian beberapa publik di kancah internasional. Tengok saja, kata Ali, asosiasi Amnesty International yang pernah memaparkan penyerangan tersebut di Kongres Amerika Serikat pada 25 Juli 2019 lalu.

"Lalu Manajer Advokasi Asia Pasifik Amnesty International, Francisco Bencosme, memaparkan penyerangan terhadap Novel Baswedan dalam forum "Human Rights in Southeast Asia: A Regional Outlook" yang diselenggarakan di Subkomite Asia, Pasifik, dan Non-proliferasi Komite Hubungan Luar Negeri Dewan Perwakilan AS," tutur Ali.

Terakhir, pada 16 Desember 2019, Novel hadir dalam Sidang PBB di Gedung CR6 Gedung ADNEC, Abu Dhabi, Uni Emirates Arab.

Di situ, kata Ali, Novel berbicara dalam sebuah sesi khhusus tentang perlindungan bagi lembaga antikorupsi dan pegawai di dalamnya.

Untuk itu, dia menilai Novel pantas mendapatkan penghargaan itu. Nantinya, Novel bakal terbang ke Malaysia untuk mengambil penghargaannya.

"Untuk menerima penghargaan ini secara langsung, Novel Baswedan mendapat undangan dalam rangkaian acara Upacara Peluncuran PIACCF pada Selasa, 11 Februari 2020 di Malaysia. Perdana Menteri Malaysia akan menjadi tuan rumah dalam acara ini," ujar Ali.

Ali mengatakan KPK juga mengucapkan rasa terima kasihnya kepada banyak pihak yang selalu mendukung pemberantasan korupsi di Indonesia. Lembaga antikorupsi itu berjanji bakal terus menjaga komitmen pemberantasan korupsi ke depannya. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

Top Tags

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More