Selasa 04 Februari 2020, 13:15 WIB

Pemotor yang Terkena Tilang Elektronik Menurun

Siti Yona Hukmana | Megapolitan
Pemotor yang Terkena Tilang Elektronik Menurun

MI/ILHAM
Polisi lalu lintas melakukan sosialisasi penerapan tilang elektronik ke pengendara sepeda motor di Jalan MH Thamrin, Jakarta

 

KEPALA Sub Direktorat (Kasubdit) Penegakan Hukum (Gakkum) Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar mengatakan sistem tilang elektronik bagi sepeda motor efektif mengurangi pelanggaran. Jumlah pemotor yang terekam menurun.

"Jumlah pelanggaran yang ter-capture pada 3 Februari 2020 dibandingkan dengan 2 Februari 2020 mengalami penurunan sejumlah 13 pelanggaran," kata Fahri saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (4/2).

Fahri menyebut jumlah pelanggaran sepeda motor pada Senin (3/2) sebanyak 161 pelanggaran. Jenis pelanggaran yang paling banyak terjadi yakni melintasi jalur Trans-Jakarta.

"Ada sejumlah 91 pelanggaran sepeda motor masuk jalur busway," ujar dia.

Baca juga: Hati-Hati, Ada Potensi Akumulasi Pelanggaran Roda Dua dari E-TLE

Kemudian, lanjut Fahri, pemotor yang masuk jalur Trans-Jakarta itu paling banyak terjadi di Halte Duren Tiga koridor 6 Trans-Jakarta. Jumlahnya sebanyak 54 pelanggaran.

"Sebanyak 53 pelanggaran sepeda motor melintas jalur busway dan satu pengendara tidak menggunakan helm," beber Fahri.

Sebelumnya pada Sabtu (1/2) pemotor yang kena tilang elektronik tercatat 167. Kemudian pada Minggu (2/2) sebanyak 174.

Ditlantas Polda Metro Jaya resmi memberlakukan sistem tilang elektronik bagi sepeda motor per Sabtu (1/2). Jenis pelanggaran yang terekam kamera canggih itu, yakni menggunakan ponsel saat berkendara, tidak menggunakan helm, melanggar marka, dan masuk jalur Trans-Jakarta. (OL-1)

Berita Terkini

Read More

BenihBaik.com

Read More

Berita Populer

Read More