Selasa 04 Februari 2020, 06:32 WIB

Tiongkok Akui Kewalahan Hadapi Virus Korona

Basuki Eka Purnama | Internasional
Tiongkok Akui Kewalahan Hadapi Virus Korona

AFP/NICOLAS ASFOURI
Petugas dan relawan mengenakan masker berada di luar kawasan perumahan di Tiongkok untuk memeriksa warga yang akan masuk ke kawasan itu.

 

PEMERINTAH Tiongkok, Senin (3/2), mengakui kewalahan dan kesulitan menghadapi wabah virus korona.

Sebanyak 57 korban tewas dikonfirmasi pada Senin (3/2), terbesar dalam sehari sejak virus korona itu dideteksi pada tahun lalu di Kota Wuhan.

Jumlah korban tewas total per Senin (3/2) di Tiongkok kini berjumlah 361 orang, melewati korban wabah SARS yang melanda Tiongkok pada 2002-2003. SARS menewaskan 349 orang di Tiongkok dan secara total menewaskan sekitar 800 orang di dunia.

Meski begitu, pemerintah Tiongkok mengecam Amerika Serikat (AS) yang mereka tuding menyebabkan kepanikan dalam menanggapi wabah virus korona termasuk melarang masuknya warga asing yang pernah melakukan perjalanan ke Tiongkok untuk masuk ke 'Negeri Paman Sam' itu.

Baca juga: Jumlah Korban Virus Korona Lebihi SARS

Saat ini, virus korona telah menyebar ke lebih dari 20 negara sehingga sejumlah negara telah memberlakukan pelarangan perjalanan yang tegas seperti AS.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah mendeklarasikan darurat kesehatan dunia dan korban tewas pertama di luar Tiongkok telah dilaporkan di Filipina pada Minggu (2/2).

Komite Politbiro Tiongkok mendesak perbaikan dari sistem manajemen darurat nasional setelah pemerintah kewalahan dan kesulitan menghadapi wabah virus korona.

"Pemerintah harus memperketat pengawasan pasar, melarang, dan memberantas penjualan hewan liar ilegal," imbuh Komite Politbiro Tiongkok. (AFP/OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More